Kasus PMK Hewan Ternak Merata di 19 Kecamatan, Pemerintah Kabupaten Grobogan Tetapkan Zona Merah

- Kamis, 23 Juni 2022 | 09:49 WIB
Ilustrasi hewan ternak kambing. /Pixabay/
Ilustrasi hewan ternak kambing. /Pixabay/

GROBOGAN, suaramerdeka-wawasan.com - Pemerintah Kabupaten Grobogan telah menetapkan semua wilayah kecamatan sebagai zona merah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Penetapan zona merah itu berlaku sejak awal pekan ini, dilakukan setelah kasus ternak yang terjangkit PMK ditemukan di 19 kecamatan di Kabupaten Grobogan.

''Sebelumnya masih ada beberapa kecamatan yang belum ditemukan kasus PMK.

Namun, saat ini kasus PMK hewan ternak sudah merata di 19 kecamatan," jelas Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Grobogan, Riyanto, dalam keterangannya pada Kamis, 23 Juni 2022.

Baca Juga: Diperiksa sebagai Saksi Kasus Ekspor CPO, Belum Ditemukan Bukti Dugaan Mantan Mendag Terima Suap

Menurut dia, tercatat ada 1.132 kasus aktif PMK di kabupaten Grobogan.

Ia menyebutkan, kecamatan terbanyak hewan ternak terjangkit PMK di Kecamatan Gabus dan Kecamatan Geyer, serta Kecamatan Wirosari, disusul 16 kecamatan lain yang juga sudah terpapar PMK.

Riyanto merinci, jumlah kasus aktif tersebut terdiri dari hewan ternak sapi sebanyak 1.103 ekor, kerbau 26 ekor, kambing tiga ekor.

Baca Juga: Polres Semarang Mintai Keterangan Pembuang Bangkai Kambing di Sungai Serang, Pelaku Hanya Diupah

''Untuk ternak yang telah sembuh sebanyak 123 ekor, empat ekor mati, dan dua ekor telah dipotong,'' imbuhnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X