Terbangkan Balon Udara Tanpa Ditambatkan, Tiga Remaja Asal Kabupaten Wonosobo Ditetapkan Tersangka

- Jumat, 17 Juni 2022 | 19:51 WIB
Balon udara yang diterbangkan tanpa ditambatkan disita polisi sebagai barang bukti. /Dok Istimewa/
Balon udara yang diterbangkan tanpa ditambatkan disita polisi sebagai barang bukti. /Dok Istimewa/

WONOSOBO, suaramerdeka-wawasan.com - Tiga remaja di Kabupaten Wonosobo ditetapkan sebagai tersangka lantaran menerbangkan balon udara tak ditambatkan menggunakan tali.

Ketiga remaja yang menerbangkan balon udara tanpa ditambatkan saat festival di Kabupaten Wonosobo belum lama ini, diketahui berinisial AFD, MFZ dan FG.

Manager Keselamatan, Keamanan dan Standardisasi AirNav Indonesia Yogyakarta, Djoko Roempoko, mengatakan, ketiga tersangka tersebut dijerat atas pasal 11 UU Tahun 2009 tentang Penerbangan.

Baca Juga: Pelajar SMP Terlibat Peredaran Sabu di Kota Pekalongan, Ditangkap Polisi saat Bertransaksi

''Siapapun pelaku penerbangan balon yang melanggar aturan tersebut bisa dijerat dengan kasus hukum,'' jelas Djoko dalam keterangannya pada Jumat, 17 Juni 2022 dikutip dari suarajawatengah.id

Kini, kata dia, kasus penerbangan balon udara secara bebas di wilayah Kertek Wonosobo sudah dalam proses pelimpahan berkas perkara (P21) di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonosobo.

''Tersangka AFD, MFZ dan FG yang merupakan remaja di bawah umur yang ditangkap aparat keamanan, ketika sedang menerbangkan balon tanpa ditambatkan.

Baca Juga: Jangan Remehkan Emak Emak! Kalau Bersatu, Mereka Berani Hancurkan Mesin Judi dengan Palu

Sedang tiga balon udara tersebut dijadikan barang bukti untuk proses hukum selanjutnya,'' ujar dia.

Djoko menyebut, selama tahun 2021 lalu pihaknya menerima sebanyak 62 laporan pelanggaran penerbangan balon udara secara liar di wilayah Indonesia.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X