Dua Orang CPNS Mundur, Gibran Geram: Sudah Ikut Tes Mengundurkan Diri, Kurang Ajar Kuwi

- Kamis, 2 Juni 2022 | 22:00 WIB
Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka. /Dok Istimewa/
Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka. /Dok Istimewa/

SOLO, suaramerdeka-wawasan.com - Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka merasa geram, lantaran dua orang CPNS (calon pegawai negeri sipil) mundur setelah dinyatakan lolos pada penerimaan tahun 2021.

Gibran pun menanggapi langsung dua calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang mundur usai pengumuman lolos seleksi penerimaan tahun 2021 itu.

''Jangan kayak gitu lagi, merugikan,'' kata Gibran, dikutip dari Antara di Solo pada Kamis, 2 Juni 2022.

Baca Juga: Mantan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti Kena OTT KPK, Terkait Dugaan Pemberian Suap

Putra sulung Presiden Jokowi itu mengatakan, bukan hanya pemerintah daerah yang dirugikan tetapi juga pemerintah pusat.

''Pak MenPANRB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo) juga marah,'' ungkapnya.

Menurutnya, alasan dua orang CPNS itu mundur karena keberatan dengan gaji yang tidak sesuai dengan ekspektasi, bukan merupakan alasan yang masuk akal.

Baca Juga: Kena OTT KPK Terkait Dugaan Suap, Berikut Ini Rekam Jejak Mantan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti

''Kalau ingin gaji besar jangan jadi PNS, ra cetho kui, ora mutu (tidak jelas, tidak bermutu). Kalau ingin kaya jadi pengusaha, nggak usah daftar jadi yang lain,'' tandasnya.

Menurut dia, PNS akan bekerja di pelayanan publik sehingga orientasinya bukan mencari kekayaan.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X