Polda Jateng Ungkap Peredaran Minyak Goreng 12 Ton Tanpa Ijin di Banyumas

- Selasa, 31 Mei 2022 | 22:32 WIB
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menunjukkan barang bukti di Mapolresta Banyumas (Dok Humas Polda Jateng)
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menunjukkan barang bukti di Mapolresta Banyumas (Dok Humas Polda Jateng)

BANYUMAS, suaramerdeka.com – Sebanyak 12 ton minyak goreng kemasan tanpa ijin edar berhasil diamankan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng bersama Polresta Banyumas.

Tujuh orang pelaku dan direktur perusahaan minyak goreng merk Lapama CV Alam Timur Jaya, RAN, ikut diamankan oleh aparat dalam pengungkapan tindak pidana peredaran minyak goreng tanpa ijin.

"Barang bukti yang kita amankan sebanyak 18.288 botol migor merk Lapama, dengan ukuran 800ml. Jika ditotal lebih dari 14 ribu liter migor, atau sekitar 12 ton. Semuanya tanpa ijin edar yang kita amankan," kata Kapolda Irjen Pol Ahmad Luthfi saat memimpin konferensi pers di Mapolresta Banyumas, Selasa, 31 Mei 2022.

Baca Juga: Kecelakaan Karambol di Alas Roban, Satu Meninggal

Baca Juga: Ganjar Pastikan Penanganan Banjir Rob Jangka Pendek Sudah Dikerjakan

Ia menuturkan, terungkapnya kasus ini bermula dari adanya informasi masyarakat terkait dugaan penimbunan minyak goreng di wilayah Cilongok, Kabupaten Banyumas pada tanggal 18 April 2022.

Selanjutnya tim Satreskrim Polresta Banyumas melakukan penyelidikan di Desa Cikidang. Dari situ petugas mengamankan 628 karton berisi 12 botol minyak goreng kemasan merk ‘Lapama’.

Tiap botol, berisi 800 ml, sehingga dari tempat ini total petugas mengamankan 6 ribu liter. Bersama barang bukti tersebut diamankan pula tujuh orang saksi.

Petugas kemudian melakukan pengembangan di mana mengarah ke tempat pengemasan minyak merk Lapama di CV Alam Timur Jaya yang terletak di Watugede, Singosari, Kabupaten Malang.

Saat, Jumat tanggal 22 April 2022, tim melakukan penggerbekan ke perusahaan yang dimaksud berhasil mengamankan 895 karton berisi minyak goreng merk Lapama dengan total lebih dari 8,5 ribu liter.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

X