Ditanya Uang Hasil Penjualan Warisan, Pelaku Bunuh Ibu Kandungnya dengan Cara Sadis

- Kamis, 19 Mei 2022 | 19:33 WIB
Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto menerangkan motif anak bunuh ibu kandungnya di Mapolres, Kamis, 19 Mei 2022. /Dok Istimewa/
Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto menerangkan motif anak bunuh ibu kandungnya di Mapolres, Kamis, 19 Mei 2022. /Dok Istimewa/

KENDAL, suaramerdeka-wawasan.com - Setelah mengungkap terbunuhnya wanita bernama Suratmi, warga Desa Korowelang Anyar, Kecamatan Cepiring, Polres Kendal juga mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan pelaku terhadap ibu kandungnya itu.

Kapolres Kendal, AKBP Yuniar Ariefianto mengatakan, tersangka pelaku bernama Sunarto alias Tumian tega membunuh ibu kandungnya Suratmi, lantaran ditanya perihal sisa uang penjualan tanah warisan.

''Karena terus ditanya soal uang warisan tersebut, tersangka kalap hingga membacok ibu kandungnya sendiri sebanyak tiga kali di kepala,'' jelas Yuniar dalam keterangan pers pada Kamis, 19 Mei 2022.

Baca Juga: Polres Kendal Ungkap Misteri Pembunuhan Wanita di Cepiring, Ternyata Pelakunya Anak Kandung Korban

Menurutnya, perbuatan pelaku yang dilakukan terhadap ibu kandungnya sendiri tidak hanya membacok korban, namun juga melakukan tindakan kekerasan.

''Lebih sadis lagi, pelaku yang belum puas ibu kandungnya saat ditolong warga masih hidup, mencopot selang oksigen yang dipasang petugas kesehatan Puskesmas hingga akhirnya meninggal dunia,'' beber Yuniar.

Dikatakan, kasus pembunuhan ini memerlukan penanganan yang panjang, dari kejadian 19 Desember 2021, akhirnya terungkap lima bulan kemudian setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 26 saksi.

Baca Juga: Polisi Berselisih dengan Kerabatnya, Korban Melerai Malah Tertembak Pistol Air Gun

Ia menjelaskan, hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan mengarah ke tersangka Sunarto alias Tumian, yang merupakan anak kandung korban.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X