Buntut Bentrokan Dua Kelompok Pemuda di Kabupaten Jepara, Polisi Periksa Empat Orang Saksi

- Senin, 16 Mei 2022 | 22:15 WIB
Kapolres Jepara, AKBP Warsono. /Dok Istimewa/
Kapolres Jepara, AKBP Warsono. /Dok Istimewa/

JEPARA, suaramerdeka-wawasan.com - Polisi memeriksa empat orang saksi, buntut dari bentrokan kelompok pemuda dari Desa Ngetuk dengan Muryolobo di Kabupaten Jepara, yang menewaskan seorang korban.

Seperti diketahui, bentrok kelompok pemuda itu mengakibatkan tewasnya AR (30), warga Desa Muryolobo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, yang mengalami luka sayatan di leher.

Kapolres Jepara, AKBP Warsono mengatakan, sudah memeriksa empat orang saksi atas insiden bentrokan tersebut, namun sampai saat ini pihaknya belum menetapkan tersangka satu orang pun.

Baca Juga: Kelompok Pemuda dari Dua Desa di Kabupaten Jepara Bentrok Usai Nonton Pentas Dangdut, Seorang Tewas

''Saksi sekitar empat orang, dari warga sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara, red),'' jelas Warsono dalam keterangannya pada Senin, 16 Mei 2022, usai kejadian bentrokan.

Menurut dia, hingga kini pihaknya masih melakukan pendalaman kasus bentrokan dua kelompok pemuda itu.

Ia juga mengatakan, sudah menerjunkan anak buahnya untuk melakukan penyelidikan.

Baca Juga: Kota Lama Semarang Tak Berhenti Dibenahi, Kini Semua Kabel yang Berada di Atas Ditanam di Tanah

Warsono mengungkapkan, hingga saat ini belum mengetahui motif sebenarnya yang melatarbelakangi peristiwa bentrokan dua kelompok pemuda tersebut.

Informasi yang dihimpun, kata Kapolres, insiden itu bermula saat tiga pemuda membeli mi ayam bakso di kompleks Pasar Gandu, Desa Bendanpete, Kecamatan Nalumsari seusai nonton pentas musik dangdut di Kudus.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Bupati Pemalang Ditangkap Atas Dugaan Suap. Apa Saja?

Jumat, 12 Agustus 2022 | 12:02 WIB

Bupati Pemalang Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 11 Agustus 2022 | 22:58 WIB
X