Sebanyak 63 Napi dari Berbagai Lapas di Jateng Dapat Remisi saat Waisak, Sebagian Besar Kasus Narkoba

- Senin, 16 Mei 2022 | 19:23 WIB
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jateng, Supriyanto. /Dok Istimewa/
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jateng, Supriyanto. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Sebanyak 63 narapidana (napi) di berbagai lapas di Jawa Tengah memperoleh pengurangan masa hukuman atau remisi pada Waisak 2566 BE (Buddhist Era).

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Supriyanto mengatakan, sebagian besar napi beragama Buddha penerima remisi itu, kasusnya adalah tindak pidana narkoba.

''Warga binaan tersebut merupakan penghuni 13 lapas (Lembaga Pemasyarakatan) yang ada di berbagai wilayah di Jateng,'' jelas Supriyanto dalam keterangan pers, Senin, 16 Mei 2022.

Baca Juga: Mahasiswa UGM Ciptakan Mobil Balap Bimasakti, Bakal Diterbangkan ke Belanda di Ajang Student Formula

Ia merinci, sebanyak 56 orang yang mendapat remisi merupakan napi narkoba, sedangkan sisanya tindak pidana lainnya.

Supriyanto menegaskan, bahwa semua napi yang mendapat pengurangan hukuman adalah mereka yang beragama Buddha.

Dia juga menjelaskan, besaran pengurangan masa hukuman antara 15 dan 60 hari.

Baca Juga: Parade Waisak 2556 BE Berlangsung Meriah, Ribuan Orang Padati Sepanjang Jalan dari Candi Mendut ke Borobudur

''Tidak ada napi yang langsung bebas, usai memperoleh pengurangan masa hukuman,'' tandasnya.

Supriyanto menegaskan, bahwa pemberian remisi merupakan penghargaan terhadap napi atas perilaku baik selama menjalani masa hukuman.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X