Antisipasi PMK pada Hewan Ternak, Gubernur Jateng Instruksikan Jajarannya Siaga di Wilayah Perbatasan

- Rabu, 11 Mei 2022 | 19:04 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mayjen TNI Widi Prasetijono, usai rapat evaluasi arus mudik dan balik. /Dok Humas Pemprov Jateng/
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mayjen TNI Widi Prasetijono, usai rapat evaluasi arus mudik dan balik. /Dok Humas Pemprov Jateng/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menginstruksikan kepada jajarannya untuk siaga di wilayah perbatasan, mengingat kasus PMK (penyakit mulut dan kuku) pada hewan ternak sudah ditemukan di Jawa Timur.

''Sekarang kita siaga hepatitis anak dan kesehatan hewan, wabil khusus penyakit mulut kuku, ya. Ini sudah ada di Jawa Timur, dan kita border perbatasan,” kata Ganjar.

Hal ini dikatakan ganjar, usai evaluasi arus mudik dan balik Lebaran 2022 bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono di kantornya pada Rabu, 11 Mei 2022.

Baca Juga: Upaya Putus Peredaran Narkoba, 11 Napi Kategori Bandar di Lapas Kelas I Semarang Dipindah ke Nusakambangan

Ia menjelaskan, siaga di perbatasan dilakukan untuk mengantisipasi dengan mengisolasi hewan ternak dari Jatim.

Menurutnya, komunikasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) juga terus dilakukan, termasuk menggerakkan surveilans untuk kesehatan hewan di Jateng.

Ditambahkan, sejauh ini Kementan telah mengambil langkah awal untuk menangani kasus penyakit mulut dan kuku pada hewan.

Baca Juga: AirNav Semarang Mencatat 12 Balon Terbang Liar di Langit, Salah Satu Nyaris Nyangkut Sayap Pesawat

Ganjar menyampaikan, Kementan akan segera memusnahkan penyakit tersebut, dengan teknis yang dikuasai para ahli dan dokter hewan, yang di lapangan nanti akan dilakukan bersama Gubernur Jatim.

''Kemarin ngobrol dengan Pak Menteri Pertanian di Makassar. Beliau sampaikan segera dimusnahkan, itu ada teknisnya,'' katanya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X