Nurmawati Ternyata Tidakk Bunuh Diri Tetapi Dibunuh Suaminya Sendiri

- Sabtu, 16 April 2022 | 07:19 WIB
Tim Resmob Satreskrim Polres Pekalongan Kota, mengamankan suami korban M Sholeh, untuk dimintai keterangannya.  (Suara Merdeka Kuswandi)
Tim Resmob Satreskrim Polres Pekalongan Kota, mengamankan suami korban M Sholeh, untuk dimintai keterangannya. (Suara Merdeka Kuswandi)

PEKALONGAN, suaramerdeka-wawasan.com - Ny Nurmawati (35), seorang ibu muda warga Kradenan Gang 9 Buaran Kota Pekalongan, yang semula dilaporkan meninggal karena gantung diri, terungkap, ternyata tewas dibunuh.

Fakta terbaru hasil pemeriksaan terhadap suami korban, M Sholeh (40) di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kota Pekalongan, terungkap, korban tewas bukan karena gantung diri seperti dilaporkan.

Korban tewas akibat dibunuh oleh M Sholeh, dengan cara kepala dibenturkan tembok kemudian dijerat menggunakan kain di bagian lehernya.

Baca Juga: Satreskrim Polres Cilacap Menangkap Dua Orang yang Diduga Menyeleweng BBM Bersubsidi

Namun waktu itu, suaminya yang belakangan sebagai eksekutor tunggal itu, menyatakan korban tewas akibat gantung diri.

"M Sholeh (suami korban-red), telah mengakui perbuatannya, bahwa korban tewas bukan karena gantung diri, melainkan dibunuh oleh dirinya," terang Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi, didampingi Kasatreskrim AKP Ahmad Masdar Tohari, disela-sela Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Candi di aula Mapolres setempat, Kamis (14/4).

Dijelaskan Kapolres, berdasarkan pengakuan tersangka M Sholeh, sebelum kejadian sempat terjadi keributan antara keduanya. Keributan itu dilatar-belakangi persoalan asmara dan cemburu.

Diduga rumah tangganya yang telah dibangun, ada pihak ketiga. Kemudian, mereka saling dorong, dan korban terpental ke tembok, sebelum akhirnya terjatuh ke lantai dengan posisi tak sadarkan diri.

Melihat kondisi demikian, tersangka kalut, dan berinisiatif mengambil kain selendang yang diikatkan pada plafon. Itu dilakukan, untuk mengelabui jika korban tewas seakan-akan akibat gantung diri.

Dari kain selendang itu, sebagian disobek dan digunakan untuk menjerat korban di bagian lehernya, hingga akhirnya korban tewas. Sobekan kain selendang itu, selanjutnya dibuang ke selokan, untuk menghilangkan barang bukti.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Sumber: Suara Merdeka

Tags

Terkini

X