Tak Mau Ketularan Antraks dari Daerah Tetangga, 6.000 Ekor Sapi dan Kambing di Kabupaten Klaten Divaksin

- Selasa, 8 Maret 2022 | 21:17 WIB
Seekor kambing sedang divaksin antraks. /Dok Humas Pemprov Jateng/
Seekor kambing sedang divaksin antraks. /Dok Humas Pemprov Jateng/

KLATEN, suaramerdeka-wawasan.com – Sebagai langkah antisipasi tersebarnya penyakit antraks, Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan vaksinasi hewan ternak di Kecamatan Gantiwarno.

Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan, vaksinasi terhadap kambing atau domba ini menyusul merebaknya penyakit antraks di wilayah Kebupaten Gunungkidul, DIY, yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Gantiwarno.

Bupati Klaten, bahkan meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi antraks untuk 300 ekor kambing milik peternak di Desa Karangturi, Gantiwarno, pada Senin, 7 Maret 2022.

Baca Juga: Raih Penghargaan Kelima dari Kementerian PAN RB, Hendi: Ini Milik Seluruh Sedulur Kota Semarang

Menurutnya, tujuan vaksinasi ini adalah sebagai langkah antisipasi penyebaran antraks pada hewan ternak yang perlu diwaspadai bersama.

''Desa Karangturi dipilih, karena berbatasan langsung dengan Gunungkidul, karena ditemukannya kasus antraks ada di Gunungkidul,'' ungkap Sri Mulyani.

Ia juga berpesan kepada pengusaha dan peternak untuk menghindari keluar-masuk hewan dari dan ke Gunungkidul untuk sementara waktu.

Baca Juga: Pengedar Tembakau Sintetis Dibekuk Satresnarkoba Polrestabes Semarang, Sasarannya Para Mahasiswa

Hal ini, katanya, untuk meminimalisasi risiko penularan bakteri antraks ke hewan ternak lainnya yang ada di wilayah Klaten.

''Pemerintah Kabupaten Klaten melalui DKPP Klaten juga telah melakukan langkah antisipasi di sisi selatan, yaitu dengan melakukan sosialisasi bahaya serta larangan untuk tidak menerima atau mengeluarkan hewan ternak ke Gunungkidul, Sleman maupun Boyolali,'' ungkapnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X