Pelaku Penyuntikan Gas Subsidi ke NonSubsidi Dibekuk Polda Jateng, Diancam Pidana Penjara 6 Tahun

- Selasa, 22 Februari 2022 | 18:03 WIB
Polda Jateng gelar Konferensi Pers penangkapan pelaku penyuntikan tabung gas subsidi ke nonsubsidi di Mapolda, Selasa, 22 Februari 2022. /Dok Humas Polda Jateng/
Polda Jateng gelar Konferensi Pers penangkapan pelaku penyuntikan tabung gas subsidi ke nonsubsidi di Mapolda, Selasa, 22 Februari 2022. /Dok Humas Polda Jateng/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Ditreskrimsus Polda Jateng berhasil membekuk seorang pelaku penyuntikan tabung gas subsidi ke tabung gas nonsubsidi berukuran 5,5 kg dan 12 kg.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menjelaskan, pelaku berinisial SR (45) diketahui telah melakukan praktik ilegal penyuntikan gas elpiji subsidi ke tabung gas elpiji nonsubsidi.

''Pelaku telah menjual gas subsidi dengan harga gas nonsubsidi,'' kata Luthfi, didampingi Dirreskrimsus, Kombes Pol Johanson Ronald Simamora beserta jajaran, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy, dan perwakilan Dinas Perdagangan Provinisi Jateng, Selasa, 22 Februari 2022.

Baca Juga: Presiden Jokowi Beri Arahan Soal Nasib Pekerja, Menaker: Aturan JHT Akan Lebih Disederhanakan

Awalnya, jelas Luthfi, pelaku membeli gas elipiji subsidi berukuran 3 kg, kemudian menyuntikkannya ke tabung gas 5,5 kg dan 12 kg nonsubsidi, agar bisa dijual dengan harga gas elpiji dengan harga nonsubsidi

Menurut Luthfi, dari pengakuan pelaku, telah melakukan aksinya selama 3 bulan dengan sasaran konsumen di daerah Karanganyar dan Sukoharjo.

''Pelaku mengaku menjual gas suntikan itu dengan harga di bawah pasaran mulai dari Rp120 ribu hingga Rp125 ribu. Sedang pendapatan kotornya selama 3 bulan, mencapai Rp 120 juta dengan pendapatan bersih sebanyak Rp 30 juta,'' beber Luthfi.

Baca Juga: Beli Minyak Goreng Subsidi Syaratnya Kartu Vaksin, Sekjen Aprindo: Kenapa Tak Sekalian Pakai BPJS

Ia mengimbau kepada masyarakat, agar selalu mengecek saat membeli gas terkait kasus tersebut. ''Apabila terjadi kejanggalan segera laporkan ke pihak yang berwajib,'' tegasnya.

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Johanson Ronald Simamora menjelaskan, pelaku ditangkap pada tanggal 15 Februari 2022 usai mendapat laporan dari warga.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X