Menilai Tindakan Kepolisian terhadap Warga Berlebihan, Jaleswari: Pemerintah Lakukan Verifikasi Fakta

- Rabu, 9 Februari 2022 | 22:53 WIB
Deputi V Kepala Staf Kepresidenan, Jaleswari Pramodhawardani. /Dok Istimewa/
Deputi V Kepala Staf Kepresidenan, Jaleswari Pramodhawardani. /Dok Istimewa/

''Pemerintah juga berharap, masyarakat memahami nilai strategis pembangunan tersebut,'' bebernya.

Baca Juga: Warga Desa Wadas Purworejo yang Ditahan Semua Dibebaskan, Mahfud MD Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Seperti diketahui, sejumlah warga Desa Wadas dan tim kuasa hukum dari LBH Yogyakarta dibawa ke Mapolres Purworejo pada Selasa siang, 8 Februari 2022.

''Sebanyak kurang lebih 25 orang dibawa ke Polres Purworejo, termasuk tim kuasa hukum dari LBH Yogyakarta,'' kata Kepala Divisi Penelitian LBH Yogyakarta, Era Hareva Pasarua, kepada wartawan.

Era menambahkan, Julian selaku pendamping warga Desa Wadas telah berhasil keluar dari Polsek Bener pada pukul 14.47 WIB, sementara yang lainnya belum diketahui keberadaannya.

Baca Juga: Buntut Konflik di Desa Wadas Purworejo, Ganjar Minta Warga yang Diamankan Polisi Agar Dibebaskan

Namun, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, telah meminta warga Wadas yang diamankan polisi karena konflik peristiwa pengukuran tanah di Desa Wadas, Purworejo, pada Selasa, 8 Februari 2022, agar dibebaskan.

Dalam Konferensi Pers di Mapolres Purworejo, pada Rabu 9 Februari 2022 itu, Ganjar juga menyatakan, meminta maaf kepada masyarakat, dan bertanggung jawab atas peristiwa yang membuat warga tidak nyaman.***

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X