Menilai Tindakan Kepolisian terhadap Warga Berlebihan, Jaleswari: Pemerintah Lakukan Verifikasi Fakta

- Rabu, 9 Februari 2022 | 22:53 WIB
Deputi V Kepala Staf Kepresidenan, Jaleswari Pramodhawardani. /Dok Istimewa/
Deputi V Kepala Staf Kepresidenan, Jaleswari Pramodhawardani. /Dok Istimewa/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Deputi V Kepala Staf Kepresidenan, Jaleswari Pramodhawardani menilai, tindakan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jateng berlebihan.

Ia menegaskan, pemerintah tidak pernah menghendaki adanya kekerasan.

''Saya kira pengamanan di tingkat operasional sangat berlebihan, perlu evaluasi,'' kata Jaleswari kepada wartawan saat dihubungi, Rabu, 9 Februari 2022.

Baca Juga: Bantah Isu Penyerobotan Tanah Warga di Desa Wadas, Ganjar: Saya Menghormati yang Masih Menolak

Menurut dia, pemerintah akan melakukan verifikasi fakta di lapangan soal tindakan represif aparat kepolisian.

''Saat ini verifikasi sedang dilakukan pemerintah, untuk memastikan duduk perkara insiden tersebut,'' jelasnya.

Dikatakan, pemerintah baru bisa memutuskan tindakan apa yang mesti diambil, setelah verifikasi fakta sudah selesai dilaksanakan.

Baca Juga: Didesak IPW, Komnas HAM Akan Usut Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Warga di Desa Bener Purworejo

''Yang jelas di tingkat legal formil, setiap bentuk pelanggaran prosedur di tingkat operasional oleh aparat, sudah ada pengaturan terkait penindakan dan proses hukumnya, baik yang sifatnya peraturan internal maupun di undang-undang,'' jelasnya.

Jaleswari mengatakan, Presiden Joko Widodo selalu mengingatkan kepada jajarannya, bahwa setiap persoalan harus diselesaikan dengan cara berdialog.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X