Warga Desa Wadas Purworejo yang Ditahan Semua Dibebaskan, Mahfud MD Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

- Rabu, 9 Februari 2022 | 20:22 WIB
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud Md. /Dok Kemko Polhukam/
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud Md. /Dok Kemko Polhukam/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh berbagai tayangan terkait situasi di Desa Wadas, Purworejo, yang banyak beredar di media sosial.

Menurut Mahfud, tayangan yang menunjukkan perlakuan tidak menyenangkan aparat kepada warga Desa Wadas, merupakan bentuk framing atau upaya menggiring opini publik.

''Pemerintah mengimbau masyarakat tidak terprovokasi dan turut mempercayakan penyelesaian masalah ini kepada pemerintah,'' kata Mahfud dalam jumpa pers pada Rabu, 9 Februari 2022.

Baca Juga: Buntut Konflik di Desa Wadas Purworejo, Ganjar Minta Warga yang Diamankan Polisi Agar Dibebaskan

Mahfud menjelaskan, informasi yang dihimpun saat rapat bersama sejumlah pejabat terkait, menunjukkan tidak ada kejadian aparat mengangkut paksa warga, sebagaimana ditunjukkan dalam tayangan yang diunggah di media sosial.

Mahfud mengetakan, menggelar dua rapat, yang pertama bersama Komnas HAM dan kedua bersama pejabat utama Mabes Polri, Mabes TNI, Kemendagri, Kementerian PUPR, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng, Pangdam Diponegoro, dan Kabinda Jateng.

''Polri, BIN, dan BAIS punya alat untuk tahu. Itu semua framing, buatan,'' kata Mahfud.

Baca Juga: Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2022, Jokowi Jamin Profesi Wartawan Mendapatkan Perlindungan

Ia menerangkan, situasinya ada sejumlah orang yang ribut di lapangan, tetapi menolak diamankan oleh polisi dan lari ke rumah warga.

''Ya diangkut dari rumah penduduk, itu bukan dipaksa pergi dari rumahnya, tetapi diangkut karena pergi ke rumah penduduk. Bahwa dalam kerumunan seperti itu, mungkin saja ada tindakan-tindakan tegas (aparat) tidak bisa dihindarkan,'' kata Mahfud.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X