Disnakertrans Jateng Pastikan PMI Pulang Kampung Tak Bawa Covid 19, Begini Penjelasannya

- Senin, 7 Februari 2022 | 19:29 WIB
Kepala Disnakertrans Jateng, Sakina Rosellasari Kurun. /Dok Humas Pemprov Jateng/
Kepala Disnakertrans Jateng, Sakina Rosellasari Kurun. /Dok Humas Pemprov Jateng/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Pemerintah Provinsi Jateng sudah mengantisipasi pelaku perjalanan dari luar negeri, yang bisa menyebabkan meningkatnya kasus Covid-19.

Di antaranya, memastikan kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jateng telah melalui skrining ketat, dan terbebas dari virus Covid-19.

''Sebelum memasuki Jateng ratusan PMI, telah melalui mekanisme karantina,'' kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng, Sakina Rosellasari Kurun pada Senin, 7 Februari 2022.

Baca Juga: Miras yang Dijual Tewaskan Sembilan Orang, Prawiraharjo Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Menurut Sakina, sepanjang 1 Januari – 6 Februari 2022 sudah ada 606 PMI yang pulang dari luar negeri.

Namun, katanya, para PMI asal Jateng diharuskan menjalani karantina yang dipusatkan di dua tempat, yakni Wisma Atlet Jakarta dan Wisma Haji Sukolilo Surabaya.

Dia menjelaskan, lama durasi karantina bervariasi para PMI itu mulai dari 10-14 hari, bergantung pada asal negara tempat kerja PMI.

Baca Juga: Setelah Sembilan Tewas Usai Pesta Miras Oplosan, Terkini Enam Orang Pulih dan Dua Masih Dirawat di RS

Contohnya, jelas Sakina, khusus PMI asal Jateng dari Hongkong dan Afrika, masa karantinanya mencapai 14 hari, sedang dari negara lain berkisar 10 hari.

''Hingga kini, sudah ada 564 PMI yang pulang kampung, telah menyelesaikan masa karantina,'' bebernya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X