Capaian Vaksinasi Covid 19 Dikaitkan Pencairan Dana Desa, Perkades Kudus Ribut: Minta SE Bupati Dicabut

- Jumat, 28 Januari 2022 | 14:24 WIB
Para Kades di Kudus di halaman Pendapa Kabupaten. /Dok Istimewa/
Para Kades di Kudus di halaman Pendapa Kabupaten. /Dok Istimewa/

KUDUS, suaramerdeka-wawasan.com - Perkades (Perkumpulan Kepala Desa) di Kabupaten Kudus menuntut Bupati agar mencabut Serat Edaran Nomor 443.4/315/13.00/2022 perihal akselerasi vaksinasi Covid-19 bagi penduduk lanjut usia.

''Kami inginkan itu dicabut saja. Itu sangat memberatkan kami, dan kami merasa dihukum dengan SE itu,'' kata Juru bicara Perkades, Kiswo, yang juga Kepala desa Berugenjang, Undaan, Kudus, pada Jumat, 28 Januari 2022 dikutip dari Murianews.com.

Seperti diketahui, dalam SE Bupati itu disebutkan, jika pencairan alokasi Dana desa, dana bagi hasil pajak dan retribusi daerah, serta bantuan keuangan di desa akan ditangguhkan, bila vaksinasi lansia tidak mencapai 75 persen pada akhir pekan pertama Febuari.

Baca Juga: Peminatnya Banyak, Kuota Nikah Massal Gratis di Kabupaten Jepara Ditambah

Kiswo mengatakan, tuntutan pencabutan SE tersebut lantaran desa akan kesulitan ketika SE tetap diberlakukan, karena alokasi dana desa, dana bagi hasil pajak dan retribusi daerah, dan bantuan keuangan sangat penting bagi desa.

''Perangkat desa nanti tidak dapat penghasilan, operasional pemdes juga akan terganggu karena tak ada anggaran, akhirnya berdampak ke pelayanan masyarakat karena tidak ada biaya operasional,'' tandas Kiswo.

Menurut dia, vaksinasi bukan cuma tanggung jawab pemerintah desa maupun kepala desa, tapi capaian vaksinasi merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditanggung bersama juga.

Baca Juga: Minyak Goreng di Pasar Tradisional Dijual di Atas HET, Ini Penjelasan Dinas Perdagangan Kota Semarang

''Namun karena regulasi ini, seolah desa yang bertanggung jawab. Kalau tidak mencapai target, kami dihumum dengan aturan itu, padahal kuncinya vaksin kan di DKK, makanya kami minta SE ini dibatalkan,'' tegasnya.

Dikatakan, semua desa di Kudus selama ini juga sudah sangat optimal dalam memenuhi capaian vaksinasi. Hanya, lanjutnya, memang ada sejumlah kendala di luar kemampuan untuk menangani.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X