Sempat Heboh! Dua Santriwati Berbohong Ngaku Diculik dan Diperkosa, Ternyata Cuma Ini Alasannya

- Rabu, 26 Januari 2022 | 14:49 WIB
Kolase Mapolresta Banyumas dan Kombes Pol Edy Suranta Sitepu. /Dok Humas Polda Jateng/
Kolase Mapolresta Banyumas dan Kombes Pol Edy Suranta Sitepu. /Dok Humas Polda Jateng/

PURWOKERTO, suaramerdeka-wawasan.com - Sempat heboh, kebohongan dua santriwati yang mengaku jadi korban penculikan dan perkosaan, akhirnya diungkap Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polresta Banyumas.

Kedua santriwati dari pondok pesantren di Kecamatan Kebasen yang berusia 14 tahun itu diketahui berinisial H dan R asal Subang, Jawa Barat, dan Cakung, Jakarta Timur.

''Terungkapnya kasus kebohongan itu, berawal dari pengaduan keluarga mereka ke Polsek Wangon,'' ungkap Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, didampingi Kasatreskrim Kompol Berry, saat pers rilis di Mapolresta Banyumas, Rabu, 26 Januari 2022.

Baca Juga: Jika saat PTM Ada Kasus Covid-19, Wiku Adisasmito: Pihak Sekaolah Harus Segera Menutup

Dikatakan Edy, awalnya pihak keluarga mengadukan bahwa kedua santriwati itu menjadi korban penculikan dan pemerkosaan yang dibuang di Kecamatan Wangon, Banyumas pada Jumat, 21 Januari 2022.

Kedua santriwati itu, lanjut Edy, mengaku diculik saat sedang membeli jajanan di belakang pesantren pada Kamis, 20 Januari 2022, dan keesokan harinya mereka dibuang di wilayah Wangon.

''Atas dasar pengaduan itu, kami langsung melakukan penyelidikan, diawali dengan mendalami pengakuan kedua santriwati itu,'' tandasnya.

Baca Juga: Catatan Satgas Covid 19, Kesembuhan Pasien Omicron yang Dirawat di Wisma Atlet dan Rumah Sakit Cukup Tinggi

Namun, kata Edy lagi, saat dilakukan pendalaman dan konseling oleh Kepala Unit PPA, Ipda Metri Zul Utami, H dan R akhirnya mengakui mereka bukan korban penculikan, melainkan kabur dari pesantren karena tidak betah.

''Mereka yang menjadi santriwati sejak Juli 2021 itu mengaku tidak betah di pesantren, sehingga kabur dari pintu belakang pesantren pada Kamis, 20 Januari 2022 pukul 10.00 WIB, kemudian naik bus ke Wangon,'' ungkapnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X