Diduga Lecehkan Laporan Korban Pemerkosaan, Kapolda Jateng Copot Kasatreskrim Polres Boyolali

- Selasa, 18 Januari 2022 | 11:35 WIB
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi. /Dok Humas Polda Jateng/
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi. /Dok Humas Polda Jateng/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Eko Marudin dicopot dari jabatannya oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, lantaran diduga melecehkan korban pemerkosaan.

''Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Eko Marudin langsung saya copot dari jabatannya, digantikan AKP Donna Briyadi yang sebelumnya menjabat Kasatreskrim Banjarnegara,'' kata Ahmad Luthfi, Selasa, 18 Januari 2022.

Dikabarkan, AKP Eko Marudin melontarkan kalimat yang seolah merendahkan dan dianggap melecehkan korban berinisial R (23), saat melaporkan kasus pemerkosaan ke Satreskrim Polres Boyolali.

Baca Juga: Angin Puting Beliung di Desa Patemon Kabupaten Semarang, Rusakkan Beberapa Rumah Warga

Kapolda mengapresiasi laporan warga ke Polres Boyolali, serta menyampaikan permohonan maaf.

''Sebelumnya, saya Kapolda Jateng menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada warga yang telah melaporkan atas dugaan pelecehan, pelangaran etika yang dilakukan oleh anak buah saya,'' tegas Ahmad Lutfi.

Mutasi jabatan Kasat Reskrim dituangkan dengan surat telegram Nomor: ST/83 /I/ KEP/ 2022 Tanggal 18 Januari 2022.

Baca Juga: Meski Masa Pandemi, Jumlah Penduduk Miskin di Jateng Mengalami Penurunan hingga Ribuan Orang

''AKP Eko Marudin dan oknum lain, yang diduga terlibat dalam pelaporan saat ini dilakukan pemeriksaan oleh Bidpropam Polda Jateng,'' ungkapnya.

Ahmad Lutfi menegaskan, pencopotan jabatan Kasat Reskrim sebagai pembelajaran anggota Polri lainnya, bahwa Polri berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X