Covid di Jateng Naik 120 Persen, Juru Bicara Satgas Covid-19: Antisipasi Sebelum Kritis

- Jumat, 11 Juni 2021 | 10:39 WIB
lustrasi Corona.dok/suaramerdeka.com
lustrasi Corona.dok/suaramerdeka.com

JAKARTA,suaramerdeka-wawasan.com- Ngeri, penyebaran virus covid-19 di Jawa Tengah terus mengancam. Bahkan dari data Satgas Covid-19 Jawa Tengah naik hingga 120 persen.

Lima daerah di Jawa Tengah penyumbang tertinggi Kudus naik 7.594 persen, Jepara naik 685 persen, Sragen naik 338 persen, Kota Semarang naik 193 persen dan Kabupaten Semarang naik 94 persen.

Sementara secara nasional, lima provinsi tercatat menyumbang kenaikan kasus Covid-19 terbesar nasional pada periode minggu ke-3 pasca-Idul Fitri tahun ini (2021).

Lima besar provinsi itu, tertinggi Jawa Tengah naik 120 persen, Kepulauan Riau naik 82 persen, Sumatera Barat naik 73 persen, DKI Jakarta naik 63 persen dan Jawa Barat naik 23 persen.

Baca Juga: Daftar Barang yang Kena PPN 12 Persen, Sembako dari Beras hingga Gula Pasir

Namun secara keseluruhan kenaikan tahun ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu (2020).

Dari data perbandingan pada minggu ke-3 pasca-Idul Fitri (2020 vs 2021) menunjukkan perbedaan signifikan. Pada periode 2020 terjadi kenaikan tembus 80,5 persen, sementara tahun 2021 kenaikannya 53,4 persen.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, tahun ini, DKI Jakarta dan Jawa Tengah menjadi provinsi yang masih bertahan di 5 besar sebagaimana tahun lalu.

Tahun 2021, Jawa Tengah dan DKI Jakarta masih masuk 5 besar provinsi dengan kenaikan tertinggi. Jawa Tengah naik 120 persen, Kepulauan Riau naik 82 persen, Sumatera Barat naik 73 persen, DKI Jakarta naik 63 persen dan Jawa Barat naik 23 persen.

Adapun tahun lalu, 2020 kenaikan tertinggi, tercatat Jawa Timur naik 535 persen, Sulawesi Selatan naik 293 persen, Kalimantan Selatan naik 113,8 persen, Jawa Tengah naik 44,2 persen dan DKI Jakarta naik 38,4 persen.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: suaramerdeka.com

Tags

Terkini

X