Kak Seto Datangi Polresta Tegal Terkait Pencabulan Anak, Kapolres Siapkan 'Ketapel'

- Kamis, 10 Juni 2021 | 17:20 WIB
BERI PENJELASAN : Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo SIK MH dan Ketua LPAI Pusat Dr Seto Mulyadi, saat memberikan keterangan pers berkait kasus dugaan pencabulan yang melibatkan anak-anak, di Aula Deviacita Mapolres Tegal Kota. Foto: SMN Riyono Toepra (Riyono Toepra)
BERI PENJELASAN : Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo SIK MH dan Ketua LPAI Pusat Dr Seto Mulyadi, saat memberikan keterangan pers berkait kasus dugaan pencabulan yang melibatkan anak-anak, di Aula Deviacita Mapolres Tegal Kota. Foto: SMN Riyono Toepra (Riyono Toepra)

TEGAL, suaramerdeka-wawasan.com - Kasus pencabulan dengan cara sodomi, yang diduga dilakukan tiga anak, terhadap lima anak usia 10 tahun ke bawah, di Kota Tegal, ternyata mendapat perhatian serius dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Pusat.

Ketua lembaga tersebut, Dr Seto Mulyadi, pun secara khusus bersama rombongannya, mendatangi Mapolres Tegal Kota, Rabu (9/6).

Di hadapan Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo SIK MH, penyidik di Unit PPA Sat Reskrim, pejabat Bapas Pekalongan, LPSK, PPT Puspa dan Dinsos Kota Tegal, Seto Mulyadi memberikan sejumlah pengarahan penting.

Baca Juga: Satgas Covid-19 Diminta Tegas kepada Pelanggar Prokes, Ganjar: Kalau Tak Mau Minggir Terjang Saja

Bahkan ketika kasus dugaan pencabulan itu digelar, Kapolres Tegal Kota di hadapan wartawan pun memberikan beberapa hal penting berkait penanganan anak yang terlibat tindak kriminal tersebut. Baik terhadap pelaku maupun korban.

''Saya sangat apresiatif sekali terhadap langkah yang dilakukan Kapolres Tegal Kota, yang berkoordinasi dengan Puspa, Bapas Pekalongan dan Dinsos. Semuanya demi menjaga kejiwaan anak. Baik dari sisi pelaku maupun korbannya. Penyidik juga tak melakukan penahanan. Saya sangat setuju. Bahkan terus mengupayakan agar kasus seperti ini tidak terulang kembali,'' ucap Kak Seto sapaan akrab Ketua LPAI tersebut.

Sementara itu, Kapolres Tegal Kota menjelaskan beberapa hal penting berkait dengan penanganan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan anak-anak, yang ditanganinya.

Dalam kasus itu, baik pelaku maupun korbannya adalah anak-anak.

Baca Juga: Adanya Akses Jalan Tol, Industri Alat Berat di Kabupaten Tegal Kembali Bergairah

''Untuk kasus dugaan pencabulan ini, ada tiga anak yang diduga sebagai pelaku, dan ada lima anak yang menjadi korbannya. Kami tidak melakukan penahanan. Tapi, mengupayakan agar kejadian ini tidak terulang lagi dan menimbulkan trauma bagi korbannya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: SM Network

Tags

Terkini

X