Tanah Desa Pesarean Kabupaten Tegal Tercemar Limbah Berbahaya, Warga Tak Bisa Gunakan Air Sumur

- Selasa, 8 Juni 2021 | 16:05 WIB
PEMAPARAN: Perwakilan perusahaan pelaksana pemulihan lahan terkontaminasi limbah B3 di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, memaparkan tahapan pelaksanaan kegiataan saat sosialisasi di Pendapa Amangkurat Pemkab Tegal, Senin (7/6). Foto: SMN/Dwi Putro GD (Dwi Putro GD)
PEMAPARAN: Perwakilan perusahaan pelaksana pemulihan lahan terkontaminasi limbah B3 di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, memaparkan tahapan pelaksanaan kegiataan saat sosialisasi di Pendapa Amangkurat Pemkab Tegal, Senin (7/6). Foto: SMN/Dwi Putro GD (Dwi Putro GD)

 

SLAWI, suaramerdeka-wawasan.com - Sekitar 20 ribu meterkubik (M3) tanah di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, tercemar limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) dari limbah pengelolaan logam.

Pencemaran itu, membuat warga tidak dapat menggunakan air sumur untuk mencukupi keperluan minum dan memasak.

Pencemaran lingkungan yang sudah berlangsung bertahun-tahun membuat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melakukan pemulihan lahan.

Baca Juga: Soal TWK KPK, Ma'ruf Amin: Pancasila dengan Agama Tidak Boleh Dipertentangkan

Upaya itu diawali dengan sosialisasi pelaksanaan pemulihan lahan terkontaminasi limbah B3 dan penyadartahunan kelompok rentan terpapar di Pendapa Amangkurat Pemkab Tegal, Senin (7/6).

Wakil Bupati Tegal, Sabilillah Ardie mengatakan, kegiatan peleburan logam seperti alumunium, tembaga, timbal, merkuri, besi, dan aki bekas di tengah lingkungan permukiman beberapa tahun lalu nyata telah berdampak pada kesehatan warganya akibat pencemaran pada tanah, air tanah dan udara.

Hasil pengujian sampel tanah tahun 2012 pada sejumlah lokasi di desa tersebut menunjukkan konsentrasi logam berat sudah berada di atas nilai baku karakteristik beracun.

"Berdasarkan studi kelayakan ESP3-Danida tahun 2016 diperkiraan volume tanah tercemar limbah logam di desa ini mencapai 20.000 meterkubik," beber Wabup.

Baca Juga: Bantu Tangani Lonjakan Kasus Covid-19, Ganjar Kirim 120 Tenaga Medis ke Kudus

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: SM Network

Tags

Terkini

X