Pikap Hilang Kendali Masuk ke Parit, Dua Penumpang Meninggal

- Senin, 31 Mei 2021 | 18:01 WIB
RINGSEK: Kondisi mobil pikap yang mengalamikecelakaan di jalan raya perbatasan Desa Gantungan-Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Minggu (30/5) dalam kondisi ringsek dan saat ini berada di Bengkel Taruna Jaya, Slawi. Foto: SMN/Cessnasari (Cessnasari)
RINGSEK: Kondisi mobil pikap yang mengalamikecelakaan di jalan raya perbatasan Desa Gantungan-Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Minggu (30/5) dalam kondisi ringsek dan saat ini berada di Bengkel Taruna Jaya, Slawi. Foto: SMN/Cessnasari (Cessnasari)


SM Wawasan - Mobil jenis pikap yang membawa rombongan warga dari Dukuh Cikebrok , Desa Cikura, Kecamatan Bojong mengalami kecelakaan di jalan raya Desa Gantungan, Kecamatan Jatinegara , Kabupaten Tegal, Minggu (30/5) sore.

Mobil warna putih dengan nomor polisi G-1667-SZ melaju dari arah Selatan menuju ke arah Utara hilang kendali saat di turunan jalan raya perbatasan Desa Gantungan-Desa Cerih.

Mobil yang memuat 17 orang itu oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan hingga akhirnya masuk ke parit.

Kecelakaan itu mengakibatkan dua penumpang meninggal dunia. Sementara penumpang lain mengalami luka ringan dan dibawa ke Puskesmas Jatinegara serta Klinik Rawat Inap Muhammadiyah Jatinegara.

Informasi yang diperoleh, mobil tersebut dari Cikura membawa rombongan yang hendak membezuk salah satu kerabat di RS Muhammadiyah Mardhatillah Randudongkal, Kecamatan Pemalang.

Kasat Lantas Polres Tegal AKP Dwi Himawan Chandra melalui Kanit Laka Polres Tegal Ipda Teguh Setiawan mengatakan, diduga kecelakaan terjadi karena rem blong dan memuat banyak orang.

''Ada dugaan terjadi masalah pengereman, ini sedang kami dalami. Informasi yang diperoleh kendaraan tersebut tidak ada masalah saat berangkat, tapi pada saat mendekati jalan yang menurun di TKP, kendaraan sempat oleng beberapa kali kemudian menabrak pembatas jalan dan masuk ke parit,'' jelas Teguh.

Menurut Teguh, kendaraan tersebut membawa 17 orang, diantaranya empat orang anak-anak. Dua penumpang duduk di samping pengemudi dan 14 lainnya di bak belakang.

''Dua korban meninggal dunia yang duduk di samping pengemudi,'' jelas Teguh.

Adapun dua korban meninggal , yakni Mutiah (55) warga Desa Cikura RT 03 RW 02 dan Aminah (55) warga RT 04 RW 02. Aminah merupakan istri dari pengemudi, Saidin (60).

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: SM Network

Tags

Terkini

X