Biadab, Oknum Lurah Diduga Perkosa Gadis 17 Tahun di Pekalongan, Warga Geruduk Kantor Desa

- Senin, 8 November 2021 | 09:40 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual. Seorang oknum luran di salah satu desa di Pekalongan, Jawa Tengah diduga melakukan pemerkosaan terhadap gadis 17 tahun yang tak lain warganya sendiri, masyarakat menuntut untuk dipecat dari lurah dan bertanggung jawab. /Pixabay/
Ilustrasi pelecehan seksual. Seorang oknum luran di salah satu desa di Pekalongan, Jawa Tengah diduga melakukan pemerkosaan terhadap gadis 17 tahun yang tak lain warganya sendiri, masyarakat menuntut untuk dipecat dari lurah dan bertanggung jawab. /Pixabay/

PEKALONGAN, suaramerdeka-wawasan.com - Benar-benar biadab dan jangan ditiru, seorang kepala desa (Kades) tega melakukan perbuatan asusila pada seorang gadis berumur 17 tahun.

Peristiwa memalukan ini terjadi di Desa Jolotigo, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan.

Pelaku merupakan kepala desa (Kades) Jolotigo, kebusukan sang lurah ini diketahui setelah adanya video amatir viral di berbagai media sosial.

Baca Juga: 2 Tersangka Kasus Tewasnya Mahasiswa UNS saat Diklastar Menwa Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Viral dalam video, puluhan warga meminta kepada pihak kepolisian untuk menangkap oknum lurah tersebut karena oknum lurah diduga telah melakukan pemerkosaan.

Sedangkan korban perbuatan oknum lurah tersebut diketahui seorang gadi yang merupakan warganya sendiri.

Dikutip dari pikiran-rakyat.com, Senin, 8 November 2021, dilihat dari akun @makcombackreal, terdapat informasi mengenai puluhan warga yang mendatangi kantor Kepala Desa Jolotigo, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan.

Baca Juga: Penyidik Polda Jatim Periksa Sopir Vanessa Angel : Berkecepatan Tinggi dan Sempat Bermain Ponsel

Ratusan warga tersebut mendatangi kantor kelurahan dan untuk mencari oknum lurah yang melakukan perbuatan asusila terhadap warganya sendiri.

Warga menduga oknum lurah tersebut telah menghamili korban sehingga gadis berusia 17 tahun yang merupakan warganya sendiri mengalami hamil 5 bulan.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X