HEBOH! Pelatih Voli Cabuli 13 Anak Didiknya Ditangkap Polres Demak, Salah Seorang Korban Hamil 8 Bulan

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 00:24 WIB
Tersangka pencabulan Lulut Kusmiyanto digelandang ke Mapolres Demak, Senin, 18 Oktober 2021. /Dok. Humas Polres Demak/
Tersangka pencabulan Lulut Kusmiyanto digelandang ke Mapolres Demak, Senin, 18 Oktober 2021. /Dok. Humas Polres Demak/

DEMAK, suaramerdeka-wawasan.com - Seorang pelatih bola voli di Kabupaten Demak, Lulut Kusmiyanto, ditangkap Satreskrim Polres setempat lantaran melakukan pencabulan terhadap 13 anak didiknya.

Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buono mengatakan, perbuatan pelaku ini terungkap setelah keluarga salah satu korban yang anaknya dihamili melapor ke Satreskrim Polres Demak.

"Peristiwanya terjadi sejak Januari lalu dan lebih dari lima kali pencabulan terhadap korban yang hamil," kata Kapolres Demak, dalam rilisnya pada Senin, 18 Oktober 2021.

Baca Juga: Indonesia Beli 2,5 Juta Vaksin Pfizer : Digelontorkan ke Jawa Tengah, Jawa Barat dan Yogyakarta

Menurutnya, korban juga sudah bilang ke pelaku kalau terlambat datang bulan. Tapi oleh pelaku, diancam agar tidak melaporkan kejadian tersebut.

Tersangka pelaku Lulut Kusmiyanto, diketahui merupakan Warga Desa Kembangarum, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Dikatakan AKBP Budi, awalnya Lulut yang menjadi pelatih voli itu menjaring atlet-atlet dari berberapa kecamatan, antara lain dari Kecamatan Mranggen, Karangawen, dan Guntur.

Baca Juga: Puan Maharani Minta Polisi Menindak Tegas Bos Pinjol Ilegal : Masyarakat Jangan Lagi Terjerat Lintah Darat

Dalam pengakuannya, sambung AKBP Budi, Lulut berdalih, bahwa aksi tersebut dilakukan dengan iming-iming korban akan diberikan jersey volley.

"Sudah saya anggap anak sendiri. Saya kasih makan, kasih baju, dan kasih uang," ungkap Kapolres, menirukan pengakuan pelaku.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X