Pembobol Mesin ATM di Gunungpati Semarang Dibekuk Polda Jateng : Hasilnya untuk Judi Online dan Beli Tanah

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 18:54 WIB
Direktur Kriminal Umum Kombes Pol Djuhandani  Rahadjo Puro beri keterangan ungkap kasus pembobolan mesin ATM di Mapolda Jateng. ist/suaramerdeka-wawasan.com
Direktur Kriminal Umum Kombes Pol Djuhandani Rahadjo Puro beri keterangan ungkap kasus pembobolan mesin ATM di Mapolda Jateng. ist/suaramerdeka-wawasan.com

SEMARANG, suarmerdeka-wawasan.com - Komplotan perampok spesialis pembobolan mesin ATM di sejumlah tempat di Jawa Tengah diungkap Polda Jateng.

Komplotan pembobol mesin ATM ini berjumlah 6 orang, 4 di antaranya dibekuk dalam tempat terpisah di Banten.

4 kelompok pembobol mesin ATM yang ditangkap unit kriminal umum Polda Jateng, Maskur (39 tahun), warga Banten, Asep Maulana ( 42 tahun) warga Depok, Jawa Barat, Munajat (46 tahun) warga Grobogan dan Muhammad Asri (46 tahun ) warga Depok, Jawa Barat.

Baca Juga: Minim Saksi, Pembunuhan Ibu dan anak di Subang Masih Misteri : Polisi Kerahkan Semua Kekuatan

Dua perampok mesin ATM dengan menggunakan las listrik lainnya yaitu Suryadi (36 tahun) dan Abdul Rozak (34 tahun), keduanya warga Purwodadi.

Dalam penyergapan petugas reserse Polda Jateng terpaksa melakukan tindak tegas teruku menembak kaki empat tersangka akibat melawan saat akan ditangkap.

Direktur Reserse Umum Polda Jateng, Kombes Djuhandani Rahadjo Puro mengungkapkan terungkapnya pembobolan mesin ATM dari rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi.

Baca Juga: Kapolri Apresiasi Kinerja Satgas Mandago Raya : Buru Terus Sisa DPO di Poso

Dari rekaman CCTV, kata Kombes Djuhandani, dilakukan pelacakan dan berhasil membekuk empat pelaku di Banten.

Kemudian pengembangannya, 2 lainnya ditangkap di Purwodadi Jawa Tengah.

Dalam aksinya kelompok perampok mesin ATM ini mengaku melakukan aksi pembobolan mesin ATM Gunungpati dan berhasil kabur uang Rp 850 juta.

Baca Juga: 5 Pencuri Motor Dibekuk Polrestabes Semarang, 2 Melawan Didor Unit Resmob

Selain itu, ungkap Djuhandani, kelompok pembobol mesin ATM ini juga melakukan aksinya di Grobogan sebanyak dua kali, namun yang satu kali gagal.

''Hasil tindak kejahatan kelompok ini mengaku dibagi dan ada yang digunakan untuk foya-foya dan judi online, namun juga ada yang unutk beli tanah,'' jelas Kombes Djuhandani dalam gelar ungkap kasus di Mapolda Jateng, Jumat, 1 Oktober 2021.

Dalam aksinya komplotan perampok pembobol mesin ATM dengan menggunakan truk, truk diparkir di depan halaman ATM yang berada di pinggir jalan atau di dalam Indomaret yang tutup.

Baca Juga: Peristiwa Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang Terdapat Unsur Kelalaian

Truk tersebut untuk menutupi mesin ATM biar tak kelihatan, dalam aksinya memerlukan waktu kurang lebih satu jam.

Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman paling lama 9 tahun penjara, kini klompok pembobol mesin ATM ditahan di Mapolda Jateng. ***

Halaman:
1
2

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Humas Polda Jateng

Tags

Terkini

X