Cegah Klaster Baru Covid-19, Gubernur Ganjar Minta Siswa PTM Perlu Test Antigen

- Rabu, 22 September 2021 | 08:48 WIB
Ilustrasi rapid test antigen, dimana ini perlu dilakukan oleh Satgas Covid-19  untuk siswa yang sedang PTM, guna mencegah klaster baru Covid-19.. //Pixabay/ThorstenF/
Ilustrasi rapid test antigen, dimana ini perlu dilakukan oleh Satgas Covid-19 untuk siswa yang sedang PTM, guna mencegah klaster baru Covid-19.. //Pixabay/ThorstenF/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Sekolah di Jawa Tangah yang kini melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) harus benar-benar siap.

Jangan sampai PTM justru akan memunculkan klaster baru penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingat hal tersebut, menyusul ditemukannya 90 siswa SMP Negeri Mrebet, Purbalingga yang terpapar Covid-19.

Baca Juga: Kapolda Jateng Ijinkan Liga 3 Jateng Bergulir dengan Prokes Ketat dan Tak Boleh Ditonton

Selain di Purbalingga juga di Pati juga ditemukan siswa Madrasah Tsanawiya (MTs) di Desa Rengging Kecmatan Pecangaan.

Dengan adanya kejadian tersebut, Gubernur Ganjar, meminta agar sekolah bertindak jujur, kalau memang belum siap melaksanakan PTM jangan dipaksakan.

Menurut Ganjar, bila perlu pendampingan untuk pelaksanaan PTM pemerintah provinsi siap untuk melakukan pendampingan.

Baca Juga: Operasi Patuh Candi 2021 Dimulai, Simak Amanat Kapolda Jateng Dibacakan Wakapolrestabes Semarang

Ditegaskan Ganjar Pranowo, untuk kedua sekolah yang melaksanakan PTM dan ditemukan adanya penyebaran Covid-19 di sekolah maka Gubernur minta untuk dihentikan PTMnya.

''Saya sudah koordinasi dengan bupatinya untuk sementara menutup dua sekolah tersebut. Sembari menunggu proses selanjutnya,''ungkap Ganjar Pranowo.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Humas Provinsi Jateng

Tags

Terkini

X