Pemimpin Gereja Katolik Serukan Perdamaian di Afghanistan : Membantu Wanita dan Anak-anak

- Senin, 30 Agustus 2021 | 07:46 WIB
Ilustrasi. wanita Afghanistan / Pixabay/fsHH
Ilustrasi. wanita Afghanistan / Pixabay/fsHH

AFGHANISTAN, suaramerdeka-wawasan.com - Nasib warga Afghanistan hingga saat ini tidak bisa hidup tenang di negaranya, menyusul dikuasainya Afghanistan oleh kelompok Taliban.

Leboh tragis lagi dengan adanya serangan bom di Bandara Kabul, Afghanistan beberapa waktu yang lalu.

Serangan bom di bandara Kabul yang menelan korban jiwa baik itu dari warga Afghanistan maupun tentara Amerika membuat berduka semua orang.

Kekecewaan maupun prihatin bukan saja datang dari warga Afghanistan namun juga tokoh agama ikut mengecam atas serangan bom tersebut.

Baca Juga: Luar Biasa! The Power of Emak-emak Berhasil Selamatkan Anaknya dari Terkaman Singa Gunung

Seperti yang diserukan, Pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus kepada umat Kristen dunia untuk berdoa dan berpuasa yang intensif" demi perdamaian Afghanistan.

"Sebagai orang Kristen, di saat-saat bersejarah seperti ini kita tidak bisa tetap acuh tak acuh," kata Paus Fransiskus di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, dikutip dari Asia News, Minggu, 29 Agustus 2021.

Dikutip SuaraMerdeka-Wawasan.com dari berita Pikiran-Rakyat.com berjudul '' Paus Fransiskus Minta Umat Kristen Berpuasa dan Berdoa untuk Afghanistan: Kita Harus Peduli''.

"Dan karena itu saya mengimbau semua orang untuk mengintensifkan doa dan melaksanakan puasa, doa dan puasa, doa dan penyesalan. Sekarang saatnya untuk melakukannya," ujarnya.

Baca Juga: Tentara Amerika akan Hancurkan Fasilitas ISIS -K, Presiden Joe Biden : Tunggu Waktu yang Tepat

Paus Fransiskus juga menyatakan simpatinya bagi mereka yang berduka atas para korban serangan bunuh diri di Bandara Kabul.

Dia meminta agar terus membantu mereka yang membutuhkan dan berdoa agar dialog dan solidaritas dapat mengarah pada koeksistensi damai dan persaudaraan.

Tak hanya itu, pemimpin agama berusia 84 tahun itu juga menyerukan bantuan untuk diberikan, terutama kepada wanita dan anak-anak di Afghanistan.

Paus Fransiskus mendesak semua orang untuk belajar menyalahkan diri sendiri atas kejahatan.

"Seringkali kita berpikir bahwa kejahatan datang di atas segalanya dari luar: dari perilaku orang lain, dari mereka yang berpikir buruk tentang kita, dari masyarakat. Seberapa sering kita menyalahkan orang lain, masyarakat, dunia," kata dia.

Serangan bunuh diri di Bandara Kabul menewaskan 95 warga Afghanistan dan 13 tentara Amerika Serikat di luar gerbang bandara, di mana ribuan orang berkumpul untuk mencoba melarikan diri sejak Taliban kembali berkuasa.*** (Julkifli Sinuhaji/Pikiran-Rakyat.com)

 

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X