Tentara Amerika akan Hancurkan Fasilitas ISIS -K, Presiden Joe Biden : Tunggu Waktu yang Tepat

- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 07:44 WIB
Ilustrasi tentara Amerika Serikat di Afghanistan. /Pixabay/ArmyAmber
Ilustrasi tentara Amerika Serikat di Afghanistan. /Pixabay/ArmyAmber

AMERIKA, suaramerdeka-wawasan.com - Kemarahan Presiden Amerika Serikat Joe Biden terhadap kelompok ISIS K benar-benar murka, dalam waktu dekat tentara Amerika akan hancurkan ISIS-K.

Bagi Joe Biden, kelompok taliban dianggap musuh paling besar, menyusul 13 tentara Amerika tewas dalam serangan bom oleh ISIS-K di bandara Kabul Afghanistan.

Selain tentara Amerika yang menjadi korban serangan bom tersebut, juga puluhan warga Afganistan juga menjadi korban serangan bom tersebut.

Presiden Joe Biden dengan tegas mengatakan bahwa Amerika tidak akan tunduk denga kelompok teroris ISIS-K, Amerika akan menghancurkan dengan caranya sendiri.

Baca Juga: Presiden Amerika Joe Biden Perintahkan Pentagon Serang ISIS : Bersumpah Tak akan Memaafkan

Sambil menahan tangis, Presiden Biden di luar dugaan menggemakan kembali ucapan George Bush ketika bersumpah usai serangan 11 September 2001.

The New York Times ketika itu memberitakan pernyataan Biden dari Sayap Timur yang menggemakan komentar mantan Presiden George Bush beberapa hari setelah serangan 11 September 2001.

"Konflik ini Anda yang mulai. Kita akan buru meski bersembunyi di lubang semut sekalipun. Itu akan berakhir dengan cara dan jam yang kita pilih," kata Bush pada tahun 2001.

Kalimat itu seakan kembali terucap dari mulut Biden dengan memerintahkan komandan militer AS segera bergerak sesuai rencana operasional untuk menyerang dan hancurkan aset, kepemimpinan, dan fasilitas ISIS-K.

Baca Juga: Taliban Minta Pegawai Pemerintahan Perempuan Afghanistan tetap Tinggal di Rumah : Batas Waktu Evakuasi Habis

“Kami segera merespons dengan kekuatan dan ketepatan waktu yang kami buat serta di tempat yang kami pilih. Kita selesaikan dengan cara kami,” kata Biden.

Biden pun tegas meminta agar militer AS menyerang pada sasaran dan tidak melebar pada sekutu rakyat Afghanistan.

“Kami akan menyelamatkan Amerika. Teroris ISIS-K ini tidak akan menang. Kami akan mengeluarkan sekutu Afghanistan kami,” tegas sang presiden.

Dikutip SuaraMerdeka-wawasan.com dari berita Pikiran-Rakyat.com berjudul ''Sumpah Biden Buru ISIS hingga ke 'Lubang Semut': Kita Selesaikan dengan Cara Kami''.

Dengan kata tegas dan keras, Biden menyebut jika negaranya tak akan tunduk pada teroris ISIS-K. “Amerika tidak akan terintimidasi,” katanya tegas.

Pada pidato setelahnya di tempat berbeda, Biden pun kembali mengutarakan sumpahnya menghabisi ISIS-K. Hal itu kata dia harus dilakukan demi membela kepentingan Amerika.

"Kami tidak akan memaafkan tindakan ISIS-K. Kami tidak akan melupakan ini. Sekarang kami yang akan memburu Anda (ISIS)," kata Biden.

Sebelumnya, hanya dalam hitungan jam setelah Pentagon mengirim sinyal akan ada serangan ISIS-K ke Kabul, warga berlarian menghindari bandara.

Akan tetapi, tak terduga tiba-tiba ada dua serangan bom menghantam di perbatasan Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan pada Kamis, 26 Agustus 2021.

Serangan berupa bom itu hanya beberapa jam setelah warga menerima peringatan dari militer AS akan ada serangan ISIS.

Warga lantas berlarian menghindari bandara, dan tanpa diduga bom meledak dan menewaskan sekitar 60 orang.

Saat kejadian, ledakan pertama pukul 18.00 waktu setempat di dekat Hotel Baron, dekat perimeter bandara.

Hotel Baron adalah lokasi para pejabat Inggris yang sedang memproses warga Afghanistan yang ingin mengungsi ke Inggris.

Tak lama kemudian, ledakan kedua terjadi di dekat Gerbang Biara, yang merupakan satu di antara pintu masuk utama bandara.

Kabarnya di sana adalah tempat warga Afghanistan yang sedang menunggu untuk diproses.*** (Rizki Laelani/Pikiran-Rakyat.com)

 

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X