Taliban Minta Pegawai Pemerintahan Perempuan Afghanistan tetap Tinggal di Rumah : Batas Waktu Evakuasi Habis

- Rabu, 25 Agustus 2021 | 11:36 WIB
Marinir AS selamatkan bayi lewat kawat berduri di tembok bandara Kabul, Afghanistan. /Omar Haidari/Pikiran-Rakyat.com
Marinir AS selamatkan bayi lewat kawat berduri di tembok bandara Kabul, Afghanistan. /Omar Haidari/Pikiran-Rakyat.com

AFGHANISTAN, suaremerdeka-wawasan.com - Situasi di Afghanistan hingga kini makin kacau dan tidak jelas.

Kelompok Taliban menguasai seluruh wilah kota di Afghanistan, namun warga tetap saja berusaha untuk keluar dari Afghanistan melalui bandara.

Kelompok Taiban meminta warga Afghanistan tidak lagi meninggalkan atau keluar dari Afghanistan, karena batas yang sudah ditentukan sudah habis.

Kelompok taliban juga meminta kepada warga perempuan di Afghanistan yang bekerja di pemerintahan tetap tinggal di dalam rumah.

Baca Juga: Tentara Amerika Pimpin Evakuasi Warga Afghanistan di Bandara Kabul, Berjubel untuk Bisa Diangkut Pesawat

Kelompok Taliban menegaskan bahwa mereka tidak akan menyetujui perpanjangan tenggat waktu untuk mengevakuasi warga Afghanistan dari bandara Kabul.

Dalam keterangannya pada konferensi pers di ibukota Kabul, Selasa, 24 Agustus 2021, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid meminta Amerika Serikat untuk berhenti mengevakuasi warga Afghanistan.

Mujahid juga mengatakan pegawai pemerintah perempuan Afghanistan harus tinggal di rumah sampai kondisi keamanan di negara itu membaik.

Dikutip SuaraMerdeka-Wawasan.com dari berita Pikiran-Rakyat.com berjudul ''Tak Ada Perpanjangan Waktu, Taliban Tegas Minta AS Hentikan Evakuasi Warga Afghanistan''.

Baca Juga: Luhut Binsar Pandjaitan : Indonesia Sulit Mencapai Kekebalan Berkelompok , Covid-19 Bermutasi ke Varian Delta

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X