Panti Pijat Esek-esek di Singapura Bisa Dijerat Hukuman Penjara Hingga 2 Tahun

- Minggu, 15 Agustus 2021 | 07:13 WIB
Ilustrasi dua panti pijat yang menyediakan layanan 'ekstra' bagi pelangganya. /Pixabay
Ilustrasi dua panti pijat yang menyediakan layanan 'ekstra' bagi pelangganya. /Pixabay

SINGAPURA, suaramerdeka-wawasan.com - Panti pijat ilegal prostitusi di negara Singapura kian marak dan memprihatinkan.

Keberadaan panti pijat ilegal juga melayani pria hidung belang ini membuat pemerintah Singapura melakukan pengawasan secara ketat.

Panti pijat ilegal membuat pemerintah Singapura melakukan tindakan tegas dengan melakukan razia di panti pijat ilegal.

Baca Juga: Kemenkes Tegaskan Vaksin Moderna Tidak Bisa Digunakan untuk Booster Masyarakat Umum

Polisi Singapura melakukan penggerebekan di panti pijat esek-esek yang diketahui telah melakukan pelanggaran hukum.

Kini Kepolisian Singapura tengah menyelidiki kasus dugaan adanya panti pijat ilegal yang menyedikan layanan berhubungan seksual kepada pelanggannya.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka menindaklanjuti penggerebekan yang dilakukan di panti-panti pijat di Singapura beberapa waktu ke belakang.

Baca Juga: Pemerintah Arab Saudi Keluarkan Izin Umrah 2021, Jamaah Wajib Ikuti Prosedur Kesehatan Ketat

Dari hasil razia itu, polisi berhasil mengamankan sembilan penyedia dan ahli pijat karena dianggap telah melakukan pelanggaran.

Dikutip SuaraMerdeka-Wawasan.com dari berita Pikiran-Rakyat.com berjudul '' Panti Pijat 'Enak' Digerebek, Polisi Amankan Dua Wanita dan Periksa 9 Pemilik Panti''.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X