Terlibat Demo Menentang Pemerintah, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Siap Disidang

- Selasa, 10 Agustus 2021 | 09:22 WIB
Mantan PM Malaysia, Mahathir Mohamad. /Instagram @chedetofficial
Mantan PM Malaysia, Mahathir Mohamad. /Instagram @chedetofficial

MALAYSIA, suaramerdeka-wawasan.com - Kebijakan semua pemerintahan di seluruh dunia sering kali ditentang sejumlah kalangan masyarakat, bahkan pejabat pemerintah sendiri.

Menentangnya kebijakan dari pemerintah bisa dilakukan oleh masyarakat dengan cara melakukan demo dalam jumlah besar.

Seperti yang terjadi di Malyasia, pada 2 Agustus 2021 di Daratan Merdeka, demo menentang pemerintahan Muhyidddin Yassin terjadi.

Baca Juga: Jutaan Warga Amerika Serikat Belum Divaksin, Varian Delta Terus Mengganas

Kepolisian Malaysia menerjunkan seluruh kekuatannya guna melakukan pengamanan dan penyelidikan adanya demo tersebut.

Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian Malaysia, diketahui Mantan Perdana Menteri atau PM Malaysia Mahathir Mohamad kepergok terlibat dalam unjuk rasa tersebut.

Akibatnya, mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad diinterogasi oleh Polisi Diraja Malaysia alias PDRM.

Mahathir Mohamad diinterogasi polisi di Putrajaya, untuk memberikan keterangannya atas keterlibatan dalam demo itu.

Baca Juga: Kelompok Taliban Akui Serang Juru Bicara Presiden Afganistan Hingga Tewas

Pengacara Mahathir, Mior Nor Haidir Suhaimi dan Muhammad Rafique Rashid Ali mengatakan empat petugas PDRM mendadak mendatangi kantor Mahathir.

Mahathir sendiri memastikan dirinya akan menjawab semua tuduhan di pengadilan nanti.

Dikutip SuaraMerdeka-Wawasan.com dari berita Pikiran-Rakyat.com berjudul ''Ikut Demo, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Diinterogasi Polisi''.

Unjuk rasa Mahathir pada 2 Agustus lalu memang terbilang berani.

Ia bersama tokoh oposisi mencoba merangsek masuk ke gedung parlemen Malaysia namun gagal.

"Mahiaddin dan Kabinet Letak Jawatan" bunyi spanduk yang dibawa Mahathir.

Mahiaddin sendiri menjadi nama resmi putusan Kejagung Malaysia untuk menyebut PM Muhyiddin Yassin.

Dan yang Mahathir Mohamad inginkan agar Muhyiddin segera lengser dari jabatannya.

Muhyiddin Yassin sendiri memang menghadapi tuntutan mundur cukup deras.

Pasalnya ia membangkang perintah Raja Malaysia yang menginginkan lockdown diteruskan.

Namun Muhyiddin tak mau, lockdown harus segera dicabut dan terjadilah kegaduhan politik di Malaysia.*** (Linda Rahmadanti/ Pikiran-Rakyat.com)

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X