Tragedi Halloween Itaewon. Tewaskan 151 Orang, Presiden Korea Selatan Umumkan Masa Berkabung Nasional

- Minggu, 30 Oktober 2022 | 15:01 WIB
Sebuah gambar di tempat terjadinya insiden sebelum terjadinya tragedi Itaewon (tangkapan layar)
Sebuah gambar di tempat terjadinya insiden sebelum terjadinya tragedi Itaewon (tangkapan layar)

SEOUL, suaramerdeka-wawasan.com – Sebulan pasca terjadinya Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 132 orang, kejadian yang hampir mirip kini kembali terjadi.

Ya, sebuah pesta Halloween di sebuah gang kecil di kawasan Itaewon, Seoul, Korea Selatan berubah menjadi malapetaka yang menewaskan lebih dari 150 orang.

Itaewon adalah sebuah pusat kehidupan malam yang padat di Seoul. Di sini, memang setiap tahunnya di padati orang yang merayakan pesta Halloween.

Baca Juga: Hingga 22 Hari Setelah Tragedi Kanjuruhan, Masih Ada Dua Korban yang Kondisinya Kritis

Namun dalam insiden ini, menurut saksi mata, ada sekitar puluhan ribu bahkan kabarnya ratusan ribu orang yang menjejaki gang sempit ini.

Akibatnya banyak orang yang terjebak berdesak-desakan kekurangan oksigen hingga mengalami sesak napas.

Ada saksi mata yang mengatakan ada perkelahian ditengah kerumunan dan itu membuat situasi menjadi panik dan berdesakan. Banyak juga orang yang panik kemudian terjatih dan diijak oleh pengunjung lainnya hingga akhirnya tewas.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengumumkan masa berkabung nasional pada Minggu setelah Presiden menyampaikan rasa belasungkawa bagi para korban dan berharap agar korban luka segara diberikan kesembuhan.

"Ini sungguh tragis," katanya lewat pernyataan yang dikutip Antara, Minggu, 30 Oktober 2022.  "Sebuah tragedi sekaligus bencana yang seharusnya tidak terjadi di jantung Kota Seoul tadi malam."

Baca Juga: Korban Tewas di Tragedi Kanjuruhan Diperkirakan Seratus Orang Lebih, Ini yang Terbanyak di Dunia!

Tim cepat tanggap, menambahkan bahwa jumlah korban tewas 151 orang kemungkinan bakal terus bertambah.

Sebanyak 76 orang lainnya terluka dalam insiden tersebut, kata Kepala Pemadam Kebakaran Yongsan, Choi Sung-beom saat konferensi pers di lokasi kejadian.

Sementara itu, 19 orang dari korban luka kini kondisinya kritis dan menjalani perawatan darurat, kata pejabat.

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

Gempa Turki, Sejarah dan Penyebabnya

Senin, 6 Februari 2023 | 21:04 WIB

Breaking News. Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia

Jumat, 9 September 2022 | 00:59 WIB
X