Lilibet Belum Masuk Daftar Pewaris Tahta Kerajaan Inggris, Diduga Merupakan Sanksi untuk Pangeran Harry

- Senin, 26 Juli 2021 | 16:53 WIB
Pangeran Harry. /Reuters/Pikiran Rakyat-Tasikmalaya.com/
Pangeran Harry. /Reuters/Pikiran Rakyat-Tasikmalaya.com/

Karena, menurut Chris Ship, memasukkan nama anak ke daftar pewaris takhta sama sekali bukanlah hal yang sulit.

Contohnya saja Archie, kakak Lilibet, dan Louis, anak bungsu Pangeran William dan Kate Middleton, langsung dimasukkan ke dalam daftar pewaris takhta Kerajaan Inggris setelah berusia dua minggu.

Bahkan, nama August yang merupakan putra pertama dari Putri Eugenie dan suaminya, Jack Brooksbank juga sudah dimasukkan ke dalam daftar pewaris takhta.

“Kamu harus bertanya kepada mereka (Kerajaan Inggris), kenapa butuh waktu lama,” ucap Chris Sip dalam acara podcast Royal Rata.

Diduga, rencana Pangeran Harry untuk merilis memoar sepertinya dipandang Kerajaan Inggris sebagai ancaman besar.

Alhasil, diam-diam Kerajaan Inggris dilaporkan sudah memberlakukan sanksi untuk Pangeran Harry yang terus berulah.

Sanksi yang diberlakukan Kerajaan Inggris kepada Pangeran Harry, koon kabarnya melalui status Lilibet, putrinya dengan Meghan Markle yang lahir pada tanggal 4 Juni 2021.

Menurut laporan Page Six, sepupu Pangeran Harry seperti Putri Eugenie dan Zara Philips, sangat tidak tertarik dengan perilisan memoar tersebut.

Sebagai informasi, memoar Pangeran Harry akan dirilis pada akhir tahun 2022 oleh Penguin Random House dan hasil penjualan buku tersebut akan disumbangkan

Seperti dilaporkan The Daily Mail, pada Jumat 23 Juli 2021, Pangeran Harry telah menandatangani kontrak penerbitan empat buku eksklusif dengan Penguin Random House.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X