Polisi Malaysia Menyebut 30 TKI Akan Disidang di Pengadilan Selayang , Dituduh Melanggar Protokol Kesehatan

- Kamis, 22 Juli 2021 | 06:52 WIB
Sebanyak 30 TKI dan seorang wanita Malaysia ditangkap oleh kepolisian Kerajaan Malaysia karena melaksanakan Salat Idul Adha saat negara tersebut melakukan lockdown untuk mencegah penyebaran Covid-19. /Harian Metro
Sebanyak 30 TKI dan seorang wanita Malaysia ditangkap oleh kepolisian Kerajaan Malaysia karena melaksanakan Salat Idul Adha saat negara tersebut melakukan lockdown untuk mencegah penyebaran Covid-19. /Harian Metro

MALAYSIA, suaramerdeka-wawasan.com - Sebuah rumah di kawasan Taman Selayang Utama, Batu Caves, Selangor, Malaysia digerebek petugas polisi kerajaan Malaysia, kemarin.

Penggerebekan dilakukan akibat di dalam rumah terjadi kerumunan yang dilakukan oleh 30 Warga Negara Indonesia (WNI) usai melakukan sholat Idul Adha.

Keberadaan WNI di tempat tersebut merupakan tenaga kerja Indonesia, selain itu polisi juga menangkap seorang wanita asal Malaysia yang saat itu ada di lokasi kejadian.

Baca Juga: Presiden Korea Selatan Perintahkan Meningkatkan Kesehatan Pasukan dan Diplomat yang Bertugas di Luar Negeri

Pemerintah Malaysia pada saat ini sedang melakukan lockdown, guna memutus mata rantai peneyberan Covid-19 di negara tersebut.

Penggerebekan tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat setempat karena terlihat situasi yang ramai dan berkerumun.

Menindaklanjuti laporan tersebut, kepolisian Malaysia langsung menggerebek rumah tersebut.

Dikutip SuaraMerdeka-Wawasan.com dari berita Pikiran-Rakyat.com berjudul''30 TKI di Malaysia Ditangkap Usai Lakukan Shalat Idul Adha Tanpa Protokol Kesehatan''.

Dalam penggerebekan, 30 TKI dan seorang wanita Malaysia ditangkap hingga saat ini masih dalam penyidikan petugas Kepolisian Raja Malaysia.

Ketua Polisi Gombak, Zainal Mohamad menjelaskan, warga negar yang ditangkap terdiri 29 lelaki dan seorang wanita warga asing serta wanita lokal.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X