Prediksi Covid-19 di Indonesia Mereda 6 Minggu Lagi, dr Faheem Younus: Ikuti Program Vaksinasi

- Selasa, 6 Juli 2021 | 20:31 WIB
Faheem Younus beri perhatian khusus untuk kasus Covid-19 di Indonesia. /Kolase Twitter @FaheemYounus dan Pexels/geralt
Faheem Younus beri perhatian khusus untuk kasus Covid-19 di Indonesia. /Kolase Twitter @FaheemYounus dan Pexels/geralt

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Seorang dokter asal Amerika Serikat, dr. Faheem Younus memprediksi amukan Covid-19 di Indonesia akan mereda.

Prakiraan tersebut dia sampaikan, beriringan dengan munculnya fenomena panic buying hingga perdebatan obat ivermectin yang belakangan ini ramai diperbincangkan.

Dokter Faheem Younus mengimbau, agar masyarakat Indonesia tak mudah termakan hoaks yang bertebaran di media sosial.

Baca Juga: Superkomputer di AS Prediksi: Peluang Juara Euro 2020 Italia Paling Besar, Disusul Inggris

Alih-alih menghabiskan waktu percaya pada hal yang belum pasti kebenarannya, dr. Faheem Younus menganjurkan masyarakat untuk segera mengikuti program vaksinasi Covid-19.

“Teman-teman Indonesiaku, susu ini, atau vitamin atau ivermectin tidak memiliki peran dalam pengobatan Covid. Masalahnya: penyebar isu di Facebook/Whatsapp yang menyarankan untuk tidak vaksinasi TIDAK AKAN ngurusin kamu di ICU, ketika kamu sekarat kehabisan oksigen karena varian Delta. Solusinya gampang: Berhenti membuang-buang waktu di Whatsapp. Dapetin vaksin,” ujarnya sebagaimana dikutip dari akun Twitter @FaheemYounus.

Selain itu, dr. Faheem mengingatkan bahwa penggunaan masker di masa pandemi adalah hal yang paling penting ketimbang ribut saling mengklaim bahan tradisional mana yang paling ampuh dijadikan obat Covid-19.

Baca Juga: UPDATE Covid-19 Indonesia Selasa, 6 Juli 2021: Tambah Lagi 31.189 Pasien Sehari, Meninggal 728

“T: Manakah dari berikut ini yang mencegah/mengobati Covid? Jahe, jamu, serai, kunyit, kayu putih. Tidak ada di atas! Pakai masker, hindari keramaian di dalam ruangan dan vaksinasi,” katanya.

Lebih lanjut, dr. Faheem menegaskan jika saat ini Indonesia sedang berada di masa krisis, sehingga sebaiknya singkirkan rasa panik, dan dianjurkan untuk tetap berpikir jernih.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X