Ahli Epidemiolog China: Penyelidikan Asal Usul Covid-19 Harus Beralih ke AS

- Kamis, 17 Juni 2021 | 13:23 WIB
Tim WHO mengunjungi pasar makanan laut Huanan di Wuhan beberapa waktu lalu./ /Reuters/Thomas Peter
Tim WHO mengunjungi pasar makanan laut Huanan di Wuhan beberapa waktu lalu./ /Reuters/Thomas Peter

BEIJING, suaramerdeka-wawasan.com - Ahli Epidemiolog China mengatakan Amerika Serikat AS harus menjadi prioritas dalam fase penyelidikan asal usul Covid-19.

Media pemerintah China menyebutkan, usulan penyelidikan lanjutan di AS itu setelah ada studi menunjukkan Covid-19 mungkin beredar di Amerika Serikat pada awal Desember 2019.

Dikutip dari Reuters, Kamis, 17 Juni 2021, studi yang diterbitkan pekan ini oleh Institut Kesehatan Nasional AS (NIH), menunjukkan bahwa sedikitnya tujuh orang di lima negara bagian AS terinfeksi SARS-CoV-2.

Baca Juga: Dokter Terawan Mengklaim Vaksin Nusantara Sebagai Kunci untuk Mengakhiri Pandemi Covid-19.

Mereka terinfeksi beberapa minggu sebelum Amerika Serikat melaporkan kasus pertama.

Menurut studi China-World Health Organization (WHO) yang diterbitkan pada Maret lalu menyebutkan Covid-19 kemungkinan besar berasal dari perdagangan satwa liar negara itu, di mana virus masuk ke manusia dari kelelawar.

Atas dasar itu, epidemiologi China, Zeng Guang menyebutkan perhatian penyelidikan Covid-10 harus dialihkan ke Amerika Serikat.

"Semua subjek terkait senjata biologis yang dimiliki negara harus diawasi," kata ilmuwan China itu.

Sementara itu, juru bicara kementerian luar negeri China, Zhao Lijian mengatakan, sekarang 'jelas' wabah Covid-19 memiliki banyak asal dan negara-negara lain harus bekerja sama dengan WHO.

Asal usul pandemi telah menjadi sumber ketegangan politik antara China dan Amerika Serikat, termasuk tuduhan kebocoran di Institut Virologi Wuhan (WIV).

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Terkini

Breaking News. Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia

Jumat, 9 September 2022 | 00:59 WIB
X