Mantan PM Jepang Shinzo Abe Meninggal Setelah Ditembak, Berikut Kebijakannya yang Dikenang

- Sabtu, 9 Juli 2022 | 09:22 WIB
Mantan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. /Dok Istimewa/
Mantan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. /Dok Istimewa/

Shihoko Goto, analis Wilson Center, menulis bahwa Abe memiliki visi jangka panjang yang ambisius untuk Jepang dan posisi globalnya.

Baca Juga: Bea Cukai Kudus Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp632,2 Juta

Menurut Goto, PM Jepang itu sudah mendorong negara untuk menilai kembali posisi militer, dan berperan penting dalam keamanan regional.

Goto juga menyebutkan, ketika peringatan 70 tahun Perang Dunia II pada tahun 2015, Abe tidak meminta maaf atas tindakan Jepang dalam perang besar itu.

Saat itu, Abe mengatakan, generasi masa depan negara tidak boleh terus-terusan meminta maaf.

Baca Juga: Orangtua CPD di PPDB online SMAN 1 Batang Lapor Polisi, Sekolah Dipasang Spanduk Kekecewaan

Abe juga berusaha untuk merevisi konstitusi negara yang menolak perang, yang diberlakukan AS usai kekalahan Tokyo dalam Perang Dunia II.

Goto juga mengatakan, Abe juga membeberkan mimpinya untuk melihat kelengkapan pasukan militer Jepang.

Pada 2014, Abe mengamandemen konstitusi yang memungkinkan pertahanan diri kolektif, karena kebutuhan untuk menghadapi ancaman China dan Korea Utara yang tidak stabil.

Baca Juga: Terkait Kerusuhan di Babarsari Sleman, Polda DIY Sudah Menahan Empat Tersangka

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Breaking News. Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia

Jumat, 9 September 2022 | 00:59 WIB
X