Selama Januari hingga Maret 2022, KBRI Kuala Lumpur Fasilitasi Kepulangan 147 Orang WNI Bermasalah

- Jumat, 8 April 2022 | 21:59 WIB
Para WNI bermasalah di Malaysia difasilitasi kepulangannya oleh KBRI Kuala Lumpur. /Dok Humas KBRI Kuala Lumpur/
Para WNI bermasalah di Malaysia difasilitasi kepulangannya oleh KBRI Kuala Lumpur. /Dok Humas KBRI Kuala Lumpur/

KUALA LUMPUR, suaramerdeka-wawasan.com - Selama Januari hingga Maret 2022, KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) Kuala Lumpur memfasilitasi kepulangan 147 orang WNI (Warga Negara Indonesia) bermasalah di Malaysia.

Koordinator Fungsi Pensosbud (Penerangan Sosial Budaya) KBRI Kuala Lumpur, Yoshi Iskandar mengatakan, sebanyak 111 orang WNI bermasalah, sebelumnya ditampung di shelter KBRI Kuala Lumpur, dan 36 WNI lainnya nonshelter.

''Sebagian besar WNI bermasalah berasal dari Jawa Barat (33 orang), NTT (22), dan Jawa Timur (21). Sedang dari Jawa Tengah tercatat ada 16 orang,'' jelas Yoshi, dalam keterangan pers pada, Jumat, 8 April 2022.

Baca Juga: Timnas Indonesia U19 Raih Kemenangan Ketiga di Korea Selatan

Menurut Yoshi, yang terkini KBRI Kuala Lumpur, memfasilitasi kepulangan delapan WNI dari Malaysia ke Indonesia pada 6 April 2022. Para WNI itu, katanya, merupakan PMI (Pekerja Migran Indonesia) bermasalah.

''Sebelumnya mereka ditampung di shelter KBRI Kuala Lumpur, dan telah dibantu penanganan kasusnya,'' ungkap Yoshi.

Ia menjelaskan, tiga orang WNI di antaranya yang dipulangkan ke Tanah Air merupakan PMI, berhasil diperjuangkan KBRI Kuala Lumpur sehingga mendapatkan tuntutan gaji dari majikan mereka.

Baca Juga: Jokowi: Cuti Bersama Lebaran, 29 Apri, 4, 5, dan 6 Mei 2022

''Sedang dua orang WNI lainnya dalam kondisi telantar, terdiri dari ibu dengan anaknya yang tuna grahita,'' imbuhnya.

Lalu, kata Yoshi lagi, dua orang WNI penderita sakit parah, dan seorang PMI yang memerlukan bantuan untuk kepulangan ke kampung halamannya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X