Didakwa Kasus Narkoba, KJRI di Kuching Bebaskan Seorang WNI dari Ancaman Hukuman Mati

- Rabu, 2 Maret 2022 | 09:22 WIB
Karni bin Bujang, WNI yang dibebaskan KJRI di Kuching dari ancaman hukuman mati diserahkan pihak terkait di perbatasan Entikong, Kabupaten Sanggau, kalimantan Barat, pada 1 Maret 2022. /Dok Humas KJRI Kuching/
Karni bin Bujang, WNI yang dibebaskan KJRI di Kuching dari ancaman hukuman mati diserahkan pihak terkait di perbatasan Entikong, Kabupaten Sanggau, kalimantan Barat, pada 1 Maret 2022. /Dok Humas KJRI Kuching/

KUCHING, suaramerdeka-wawasan.com - KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) di Kuching berhasil membebaskan seorang WNI (Warga Negara Indonesia) dari ancaman hukuman mati di Sarawak, negara bagian Malaysia.

Koordinator Fungsi Pensosbud KJRI Kuching, Edelin mengatakan, WNI tersebut bernama Karni bin Bujang yang diancam hukuman mati, lantaran didakwa menyelundupkan narkotika jenis sabu sabu seberat 5 Kg.

''Namun, KJRI di Kuching berhasil memperjuangkan Karni bin Bujang untuk dibebaskan,'' jelas Edelin dalam keterangan persnya pada Rabu, 2 Maret 2022.

Baca Juga: PTM di Sekolah Kota Semarang Terkendali, Hendi: Separuh Pegawai Pemkot Diberlakukan WFH

Menurut Edelin, dalam persidangan di tingkat Mahkamah Tinggi di Kuching, Sarawak, pada tanggal 14 Januari 2022 Karni bin Bujang  dinyatakan bebas oleh hakim dan dibebaskan dari tahanan Penjara Puncak Borneo.

Edelin mengatakan, sebelumnya Karni bin Bujang sempat mendekam di tahanan selama empat tahun, ketika menjalani beberapa kali persidangan pengadilan di Kuching.

Ia menjelaskan, awalnya Karni bin Bujang yang bekerja sebagai tukang ojek dijerat kasus penyelundupan sabu, ketika diminta mengantarkan tas oleh dua orang yang mengaku bernama Junaedi dan Riko Dwi Yanto di perbatasan Malaysia-Indonesia.

Baca Juga: Diduga Jadi Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang, Dua WNI Diselamatkan oleh KJRI di Kuching

Malangnya, kata Edelin, Karni sebenarnya tidak tahu isi tas yang diminta untuk diantarkannya, namun belakangan dalam pemeriksaan di perbatasan Malaysia-Indonesia di Telok Melano, Lundu, diketahui tas tersebut berisi sabu seberat 5 Kg.

''Dia (Karni bin Bujang) pun ditangkap pihak otoritas Malaysia di Pos Tentara Malaysia Telok Melano Batalion 11 PGA, sekitar 115 km Barat Daya Kuching, Sarawak,'' papar Edelin.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Breaking News. Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia

Jumat, 9 September 2022 | 00:59 WIB
X