Indonesia Mendukung Perdamaian PBB Dalam Konlik Palestina-Israel

- Senin, 14 Juni 2021 | 13:33 WIB
Rupanya Indonesia sempat impor senjata Israel. /Antara Foto/Novrian Arbi
Rupanya Indonesia sempat impor senjata Israel. /Antara Foto/Novrian Arbi

“Pemerintah Indonesia sebenarnya memiliki hubungan dengan Israel bahkan membeli senjata dari Israel, pesawat tempur. Tahun 1982 beli pesawat dari Israel jutaan dolar. Jadi kita dengan Israel punya suatu hubungan. Ini pada masa Orde Baru,” katanya.

Meskipun demikian, Hilman Latief mengatakan bahwa pada saat Palestina mendeklarasikan kemerdekaan pada 15 November 1988, tiga hari setelahnya Indonesia memberikan pengakuan resmi Palestina sebagai negara yang berdaulat.

Pada masa pemerintahan Gus Dur, Indonesia sempat berusaha membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Cara tersebut bukan berarti Gus Dur tidak mendukung kemerdekaan Palestina yang sudah digaungkan sejak kepemimpinan Soekarno.

Menurutnya, bagi Gus Dur two state solution dirasa sebagai jalan tengah untuk menciptakan perdamaian dari konflik antara Israel dan Palestina.

 

Oleh karena itu, Hilman Latief berharap Indonesia memainkan perannya sebagai penengah dari konflik Palestina-Israel yang telah berlangsung cukup lama ini.

Bahkan ia mempertanyakan apakah Indonesia mendukung two state solution atau one state solution?

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Terkini

X