Dubes Indonesia di Malaysia Geram, ART asal Jawa Barat Tak Digaji Majikannya Selama 7,5 Tahun

- Selasa, 8 Februari 2022 | 22:04 WIB
Dubes Indonesia di Malaysia, Hermono, saat bertemu ART yang tak digaji majikannya di KBRI. /Dok KBRI Malaysia/
Dubes Indonesia di Malaysia, Hermono, saat bertemu ART yang tak digaji majikannya di KBRI. /Dok KBRI Malaysia/

KUALA LUMPUR, suaramerdeka-wawasan.com - Dubes KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Malaysia, Hermono, geram ada Pekerja Migran Indonesia (PMI) tak dibayar selama 7,5 tahun oleh majikannya.

Menurut Hermono, PMI asal Jawa Barat tersebut diketahui berinisial YT, yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Kawasan Shah Alam, Selangor, Malaysia.

''Padahal majikannya merupakan pegawai sebuah bank swasta ternama di Malaysia,'' jelas Hermono kepada wawasan.suaramerdeka.com pada Selasa, 8 Februari 2022.

Baca Juga: Fakta Baru Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Imogiri, Begini Penjelasan Dishub Kota Surakarta

Kasus YT, kata Hermono, terungkap berkat laporan masyarakat yang melihat seorang PRT Indonesia bertahun-tahun tak pernah pulang, dan dicurigai tidak mendapatkan gaji.

Selain itu, tambahnya, YT juga tidak diperbolehkan berkomunikasi dengan orang lain, dan hanya keluar rumah untuk membuang sampah.

Dikatakan, berdasarkan laporan tersebut, KBRI Kuala Lumpur meminta bantuan Dinas Tenaga Kerja Selangor untuk menyelamatkan YT dari rumah majikannya di Kawasan Shah Alam, Selangor, Malaysia.

Baca Juga: Tak Gunakan Aplikasi PeduliLindungi, 13 Tempat Usaha Disegel Satpol PP Kota Semarang

''Saat ini YT berada di Rumah Perlindungan setelah diambil dari rumah majikannya pada 3 Februari 2022. Sebelumnya, YT dititipkan di KBRI selama semalam,'' ungkapnya.

Kepada Dubes Hermono yang menemuinya di KBRI Kuala Lumpur, YT menjelaskan bahwa ia masuk Malaysia atas ajakan saudaranya untuk bekerja, dengan iming-iming gaji yang menggiurkan.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Breaking News. Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia

Jumat, 9 September 2022 | 00:59 WIB
X