Pemerintah Taliban Afghanistan Keluarkan Dekrit : Pernikahan Wanita Harus Persetujuan yang Bersangkutan

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 08:04 WIB
lustrasi perempuan Afghanistan -  Pemerintah Taliban Afghanistan keluarkan dekrit tentang hak perempuan dalam perkawinan harus ada persetujuan yang bersangkutan dan tidak boleh dipaksa. /Pixabay/ArmyAmber
lustrasi perempuan Afghanistan - Pemerintah Taliban Afghanistan keluarkan dekrit tentang hak perempuan dalam perkawinan harus ada persetujuan yang bersangkutan dan tidak boleh dipaksa. /Pixabay/ArmyAmber

AFGHANISTAN, suaramerdeka-wawasan.com - Kaum wanita di Afghanistan tidak bolah dianggap sebagai properti.

Demikian juga untuk masalah pernikahan pada wanita Afghanistan dalam kepimpinan Talliban harus mendapat persetujuan dari yang bersangkutan.

Hal ini sesuai dengan isi dekrit masalah hak-hak para wanita di Afghanistan.

Baca Juga: 3 Pengelola Prostitusi Berkedok Panti Pijat di Tangerang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Dekrit tentang pengaturan dari hak-hak wanita tersebut dikeluarkan oleh Taliban pada Jumat, 3 desember 2021.

Namun dalam dekrit tersebut tidak tercantum tentang perempuan dalam menempuh jenjang pendidikan.

Selain itu, juga tidak disebutkan tentang aturan wanita yang bekerja di luar rumah.

Baca Juga: TNI-Polri akan Perketat Aturan PPKM Level 3 pada Nataru : Kegiatan Munculkan Kerumunan Ditindak

Selama ini dalam kepimpinannya di Afghanistan, Taliban menerima berbagai tekanan dari masyarakat internasioanal.

Tekanan tersebut dilakukan negara yang sebagian besar membekukan dana untuk Afghanistan, sehingga tidak bisa digunakan.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

Breaking News. Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia

Jumat, 9 September 2022 | 00:59 WIB
X