Cerita Korban Selamat Ledakan Tambang Batu Bara di Rusia : Mulai Cium Bau Gas hingga Merangkak

- Sabtu, 27 November 2021 | 07:36 WIB
Ilustrasi tambang batu bara di Rusia. Korban selamat dalam peristiwa tambang batu bara meledak menceritakan penyelamatannya dari cium  bau  gas hingga merangkak. /PIXABAY/hangela
Ilustrasi tambang batu bara di Rusia. Korban selamat dalam peristiwa tambang batu bara meledak menceritakan penyelamatannya dari cium bau gas hingga merangkak. /PIXABAY/hangela

RUSIA, suaramerdeka-wawasan.com - Tambang batu bara di Siberia, Rusia meledak.

Ledakan tersebut membuat 52 orang penambang tewas dan terkubur sekitar 250 meter di bawah tanah.

Dalam peristiwa ledakan itu ada 6 anggota tim evekuasi yang ikut tewas pada saat melakukan evakuasi tersebut.

Baca Juga: Jaksa Agung : Pelaku Maling Uang Rakyat Penjahat Kemanusian : Perlu Ditumpas Bersama

Sebanyak 52 orang korban tewas dalam ledakan tambang batu bara tersebut akibat menghirup asap beracun.

Sedangkan Tim Evakuasi berhasil menyelamatkan 239 orang pegawai tambang batu bara.

Dalam peristiwa ledakan tambang batu bara ini, tim evekuasi juga berhasil mengevkuasi 14 jenazah korban ledakan.

Baca Juga: Polisi Bongkar Perdagangan Manusi di Lumajang : Tersangka Wanita , Terancam 15 Tahun Penjara

Dikutip dari pikiran-rakyat.com, Sabtu, 27 November 2021, kantor berita negara bagian Tass dan RIA-Novosti, melaporkan bahwa pejabat setempat mengatakan bahwa tidak mungkin tim evakuasi tidak mungkin menemukan korban selamat lagi di tambang Listvyahnaya, di wilayah Kemerovo di barat daya Siberia.

Peristiwa ledakan tambang batu bara ini merupakan kecelakaan tambang paling mematikan di Rusia sejak 2010.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X