Joker Jepang Mengaku Penyerangan Dirancang Berbulan-bulan : Pisau Dibeli di Internet

- Rabu, 3 November 2021 | 06:04 WIB
Ilustrasi. Kenakan kostum Joker, pria di Jepang meneror penumpang di kereta mengaku  melakukan aksinya direncang berbulan-bulan dan membeli pisau di internet. /instragram.com/@jokermovie
Ilustrasi. Kenakan kostum Joker, pria di Jepang meneror penumpang di kereta mengaku melakukan aksinya direncang berbulan-bulan dan membeli pisau di internet. /instragram.com/@jokermovie

JEPANG, suaramerdeka-wawasan.com - Pelaku penusukan terhadap penumpang kereta api di Jepang yang menggunakan kostum berwajah joker terus diperiksa Polisi Jepang.

Pelaku laki-laki joker melakukan serangan kereta di Tokyo dan membuat sejumlah penumpang mengalami luka tusuk tak menunjukkan rasa penyesalan.

Dalam pengakuannya di depan Polisi Jepang, laki-laki joker tersebut sudah merencanakan aksinya sebeumnya.

Baca Juga: Diduga Dendam dengan Wanita, Pria Berwajah Joker Tusuk 17 Penumpang Kereta Api di Tokyo

Dimana menurut pelaku laki-laki joker peristiwa penyerangan tersebut dilakukan pada Halloween karena di malam itu banyak orang berkumpul.

Dengan banyak orang berkumpul, pelaku laki-laki joker tersebut punya niat ingin membunuh banyak orang di malam tersebut.

Selain itu, pelaku laki-laki joker yang diketahui bernama Kyota Hattori juga mengaku perencanaan aksinya dilakukan selama berbulan-bulan.

Baca Juga: Tjahjo Kumolo Meminta Peserta Dugaan Kecurangan Tes CASN di Sulawesi Tengah Diskualifikasi

Sedangkan senjata pisau yang digunakan untuk melakukan penyerangan, Kyota Haattori mengaku dibeli di internet.

"Saya ingin membunuh banyak orang, saya ingin hukuman mati," kata Polisi, mengulang pengakuan Kyota Hattor dikutip suaramerdeka-wawasan.com dari Pikiran-Rakyat.com, Rabu,3 November 2021.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X