Ekonomi di Afghanistan Terpuruk , Jutaan Warga Terancam Kelaparan, Taliban Diminta Bayar Gaji Pegawai

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 10:50 WIB
Ilustrasi Taliban kuasai Afganistan,  ekonomi terpuruk warga terancam kelaparan.' /Ilustrasi Pixabay/
Ilustrasi Taliban kuasai Afganistan, ekonomi terpuruk warga terancam kelaparan.' /Ilustrasi Pixabay/

AFGHANISTAN, suaramerdeka-wawasan.com - Kondisi perekonomian di Afghanistan di bawah pemerintah Taliban terpuruk.

Bahkan membuat masyarakat Afghanistan benar-benar kekurangan ekonomi untuk bertahan dalam hidup di Afghanistan.

Tragisnya ribuan guru dan pegawai sipil yang sedang bekarja dengan keras ternyata hingga saat ini belum dibayar oleh pemerintah Taliban.

Baca Juga: Pariwisata di Bali Mulai Dibuka, Sandiaga Uno : Gairahkan Kembali Ekonomi dan Wisata

Akibatnya ratusan guru yang berada di Provinsi barat Herat, Afghanistan melakukan demo pada Kamais 21 Oktober 2021.

Guru-guru yang melakukan demo tersebut menuntut agar pemerintah Taliban membayar gaji yang kini sudah menunggak hingga 4 bulan.

"Guru tidak memiliki gaji yang cukup untuk menabung untuk hari-hari seperti itu. Mereka hanya dibayar cukup untuk memenuhi pengeluaran sehari-hari," kata Latifa Alizai, seorang guru di Afghanistan, dikutip Suaramerdeka-Wawasan.com dari Pikiran-Rakyat.com, Jumat 22 Oktber 2021.

Baca Juga: Tes PCR Penumpang Pesawat Memberatkan Masyarakat, Ketua Dokter Indonesia Bersatu : Digratiskan Saja

Guru Latifa mengungkapkan kini keluarga guru maupun pegawai sipil di Afghanistan terancamm kelaparan.

Hal ini dikarenakan sudah tidak mampu menyediakan makanan dan perawatan medis untuk keluarga mereka.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X