Sektor Ekonomi di Afghanistan Terpuruk . Taliban: Amerika Serikat akan Beri Bantuan Kemanusiaan

- Senin, 11 Oktober 2021 | 08:55 WIB
Ilustrasi anak-anak  Afghanistan, dimana sulitnya hidup di Afghanistan dimana perekonomian  saat ini sangat kacau.. /Pixabay/Amber Clay
Ilustrasi anak-anak Afghanistan, dimana sulitnya hidup di Afghanistan dimana perekonomian saat ini sangat kacau.. /Pixabay/Amber Clay

AFGHANISTAN, suarmerdeka-wawasan.com - Kondisi ekonomi dan keamanan di Afghanistan pasca dipimpin oleh Taliban mengalami berbagai ancaman ekonomi yang makin tak jelas.

Warga Afghanistan kini mengalami kecemasan dan ketakutan dengan adanya peristiwa serangan bom bunub diri di masjid Kunduz Afghanistan.

Dimana serangan bom bunuh diri tersebut telah menelan korban sebanyak 46 muslim syiah tewas akiubat bom bunuh diri.

Baca Juga: BNPT Siap Diskusi pada Orang yang Tak Percaya Radikalisme dan Terorisme : 1.350 Tersangka Ditangkap

Selain itu, puluhan muslim syiah juga mengalamu luka-luka akibat bom bunuh diri tersebut yang mana diduga bom bunuh diri ini dilakukan oleh kelompok ISIS.

Hal ini yang membuat Taliban menjadi tertantang dengan adanya peristiwa tersebut dan akan melakukan penyelidikan terhadap kasusnya.

Dampak dari bom bunun diri tersebut membuat perekonomian di Afghanistan menjadi tak karuan dan ternacma hancur perekonomiannya.

Baca Juga: Taliban Selidiki Bom Bunuh Diri di Masjid Afghanistan : Sel- sel ISIS Diburu

Dalam hal ini Taliban mengungkapkan, dalam dialog pertama dengan Amerika Serikat (AS), Amerika Serikat akan memberikan bantuan kemanusian di Afghanistan.

Dialog pertama Taliban dengan Amerika Serikat ini dilakukan pada Minggu 10 Oktober 2021 di Doha, Qatar.

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com, Senin 11 Oktober 2021, Taliban mengatakan bahwa dialog dengan Amerika Serikat berjalan dengan baik.

Baca Juga: ISIS Klaim Bertanggungjawab Atas Bom Bunuh Diri di Masjid Afghanistan, 46 Muslim Syiah Tewas

Bahkan Amerika Serikat akan memberikan bantuan kemanusian ke Afghanistan.

Namun demikian Amerika Serikat memperjelas bahwa pembicaraan itu sama sekali bukan pembukaan pengakuan terhadap Taliban yang berkuasa sejak AS menarik pasukannya.

Sementara juru bicara politik Taliban Suhail Shaheen mengungkapkan pihaknya telah menykinkan AS bahwa Taliban berkomitmen tanah Afghanistan tidak digunakan oleh para ekstremis untuk melancarkan serangan terhadap negara lain.

Baca Juga: Bocah Lima Tahun di Bandung Diculik Teman Ayah Korban Selama 11 Hari

Sebelumnya dalam kasus serangan termasuk Bom bunuh diri, ISIS bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri yang menewaskan 46 kaum minoritas Muslim Syiah.

Taliban akan mengatasi kasus bom bunuh diri dengan memburu sel-sel ISIS yang ada di Afghansitan.

Artikel ini telah tayang di Pikiran-rakyat.com berjudul '' Dialog Pertama, Taliban Sebut AS Setuju Beri Bantuan Kemanusiaan ke Afghanistan''. ***

Halaman:
1
2

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X