Taliban Pimpin Afghanistan dengan Kekerasan, Pencuri Roti Diarak Dipermalukan, Perampok Kaki Dipotong

- Sabtu, 25 September 2021 | 07:22 WIB
Ilustrasi hukuman pelaku pencurian di Afghanistan yang dilakukan Taliban mulai diarak hingga dipotong tangan dan kaki. . /Pixabay/OpenClipart-Vectors
Ilustrasi hukuman pelaku pencurian di Afghanistan yang dilakukan Taliban mulai diarak hingga dipotong tangan dan kaki. . /Pixabay/OpenClipart-Vectors

AFGHANISTAN, suarmerdeka-wawasan.com - Kelompok Taliban kini berkuasa dan memimpin negara Afghanistan.

Pemerintahan Afghanistan dipegang penuh Taliban dengan menerapkan hukuman sesuai dengan kebijakan yang sudah ditentukan oleh Taliban.

Bahkan hukuman yang diterapkan dengan melakukan pemotongan tangan, kaki atau bagian tubuh yang lainnya, bagi pelaku perampokan.

Baca Juga: Kick Boxing Juara Umum, Bona Ventura: Semoga Jadi Penyemangat Atlet Jateng di PON Papuag

Taliban menghidupkan kembali hukuman yang biasa mereka gunakan di masa lalu, yakni mempermalukan orang yang dituduh melakukan pencurian kecil-kecilan di depan publik.

Pencuri kecil-kecilan diarak dengan tangan diikat dan wajah dicat pertanda orang tersebut melakukan pencuri kecil-kecilan misal roti, makanan atau yang lain.

Hal ini ditegaskan oleh salah satu pendiri Taliban Mullah Nooruddin Turabi bahwa hukuman dengan momotong tangan diterapkan di Afghansitan.

Baca Juga: Tim Saber Pungli Sikat 43.000 Pungutan Liar. Mahfud : Pengurusan SIM hingga PBB

Menurut Mullah sangksi hukuman pemotongan tangan tersebut tidak akan dilakukan di muka umum.

Bahkan Mullah menipis adanya kecaman bahwa hukuman tersebut dilakukan di depan umum beberapa waktu yang lalu.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X