Disuguhi Jamur di Kamp Pengungsian, Satu Keluarga Warga Afghanistan Keracunan

- Jumat, 3 September 2021 | 06:26 WIB
Ilustrasi jamur beracun. /Pixabay/adege
Ilustrasi jamur beracun. /Pixabay/adege

AFGHANISTAN, suaramerdeka-wawasan.com - Dalam kehidupan, menyantap makanan jamur perlu kewaspadaan.

Makanan jamur bisa mengakibatkan kematian, bila jamur tersebut mengandung racun.

Selain itu, jamur juga bisa menganggu perkembangan anak dan menganggu kesehatan.

Baca Juga: PTM Diwarnai Aksi Tawuran, 8 Pelajar SMK Diamankan Tim Elang Polrestabes Semarang

Untuk itu, makanan jamur perlu diwaspadai, karena bisa mengancam kesehatan seseorang.

Terbukti, anak berusia 5 tahun yang ayahnya pernah bekerja dengan tentara Inggris sebagai pejuang di Afghanistan, dilaporkan tewas di kamp pengungsian Kota Warsaw, Polandia.

Tewasnya bocah berusia 5 tahun ini ternyata akibat makan jamur yang mengandung racun.

Baca Juga: Kelompok Taliban Pesta Kembang Api di Seluruh Penjuru Kota Afghanistan, Evakuasi Warga Usai

Dikutip SuaraMerdeka-Wawasan.com dari berita Pikiran-Rakyat.com berjudul ''Anak Pejuang Afghanistan Tewas Usai Makan Jamur, Kejanggalan Terendus''.

Sebelum meninggal dunia, anak itu sempat sakit keras.

Kakaknya yang berusia 6 tahun juga sakit keras karena mengonsumsi jamur itu.

Baca Juga: Tak Ikut Menjemput Kebebasan Saipul Jamil, Dewi Perssik: Kan Ada Beberapa Perempuan yang Mau Hadir

Sementara kakak perempuannya yang tertua berusia 17 tahun, saat ini dalam kondisi kritis, juga akibat mengonsumsi jamur tersebut.

Anak-anak itu mengonsumsi jamur dari makanan yang disediakan oleh pemerintah setempat.

Meski begitu, Jakub Dudziak selaku juru bicara Otoritas Keimigrasian Polandia mengatakan, para pengungsi sangat diperhatikan asupan makanannya.

Baca Juga: Sesumbar Perangi Narkoba, Komika Coki Pardede Malah Ditangkap Polisi di Rumahnya Gara-gara Nyabu

"Makan 3 kali sehari. Terdiri dari berbagai menu dengan nilai kalori yang sesuai. Termasuk produk susu, buah, daging, sayuran," katanya dikutip Pikiran-rakyat.com dari Mirror pada 2 September 2021. *** (Rio Rizky Pangestu/Pikiran-Rakyat.com)

 

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X