Divonis Setahun oleh PN Kediri. Ferry Irawan: Saya Bersyukur Allah Tunjukkan Siapa Sebenarnya Venna Melinda

- Selasa, 23 Mei 2023 | 23:25 WIB
Artis Ferry Irawan memberikan keterangan pers usai vonis oleh majelis Hakim PN Kediri terkait KDRT pada Venna Melinda (tangkapan layar)
Artis Ferry Irawan memberikan keterangan pers usai vonis oleh majelis Hakim PN Kediri terkait KDRT pada Venna Melinda (tangkapan layar)

KEDIRI, suaramerdeka-wawasan.com – Artis Ferry Irawan divonis setahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kediri atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap isterinya Venna Melinda.

Ferri divonis lebih ringan dari tuntutan jaksa mengingat dakwaan primer yaitu KDRT berat tidak terbukti secara sah dan meyakinkan.

Atas vonis ini Ferry mengaku bersyukur, bahwa mungkin vonis ini adalah cara Allah memisahkannya dari Venna Melinda.

Baca Juga: Ferry Irawan Divonis Setahun. Pengacara: Keadilan Masih Ada

‘’Vonis ini mungkin cara Allah memisahkan saya dengan orang yang selama ini saya anggap pasangan hidup saya,’’ katanya di persidangan.

Menurut dia, semua karena ambisi Venna Melinda yang besar untuk menempatkan dia sebagai pesakitan untuk sesuatu yang tidak ia lakukan.

‘’Apapun itu, ini semua sudah kehendak Allah dan terjadi atas ijin Alllah. Saya bersyukur Allah menunjukkan siapa sebenarnya orang yang selama ini saya anggap sebagai pasangan hidup saya,’’ katanya.

Ferry juga menyampaikan fakta persidangan bahwa Venna mengakui bahwa ia tak pernah melakukan KDRT yang membuat hidungnya patah.

Dan Ferry juga menegaskan ia sama sekali tak pernah melakukan kekerasan terhadap Venna seperti yang dituduhkan selama ini.

Baca Juga: Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Baru, dan Enam Orang Saksi Diperiksa

Dalam sidang itu sendiri dakwaan yang terbukti adalah dakwaan pertama subsider Pasal 44 ayat 4 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004.

Pasal ini mengatur tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT), tentang kekerasan fisik yang tidak menghalangi pekerjaan.

Dakwaan lain kepada Ferry Irawan yang juga terbukti adalah dakwaan kedua yakni Pasal 45 UU PKDRT tentang kekerasan psikis.

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

X