Pasien Isoman Covid-19 Alami Gejala Sesak Napas? Simak Enam Cara Latihan Pernapasan Ini

- Sabtu, 3 Juli 2021 | 15:32 WIB
Ilustrasi paru-paru. /Pixabay/Piyapong Saydaung
Ilustrasi paru-paru. /Pixabay/Piyapong Saydaung

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) bisa melakukan latihan pernapasan.

Salah satu gejala umum yang dirasakan pasien Covid-19 adalah, sesak napas karena kurangnya oksigen.

Latihan pernapasan dipercaya bisa meningkatkan level oksigen dalam tubuh.

Baca Juga: Mengenang Rachmawati Soekarnoputri, Vanessa Angel: Sosok Ibu yang Baik bagiku

Ketua KSM Rehabilitasi Medik RSUP Persahabatan, dr. Siti Chandra Widjanantie SpKFR(K), berbagi cara latihan pernapasan pasien Covid-19.

Berikut ini caranya:

Relaksasi

Latihan pertama adalah relaksasi untuk pengaturan napas. Pasien bisa menarik napas dalam ketika keadaan duduk dan postur tegak. Tarik napas perlahan, kemudian lepaskan. Ulangi tiga kali.

Ketika bernapas, lakukan dengan memakai diafragma. Caranya, tarik napas melalui hidung dan rasakan udara mengisi perut lalu lepaskan.

Gerakkan bahu

Tarik napas dalam sambil menggerakkan bahu ke depan, kemudian buang napas. Lakukan ke arah sebaliknya dan diulang tiga kali.

Pengembangan dada

Latihan pengembangan dada dilakukan dengan cara thoracal mobility atau mobilitas dinding dada. Pasien bisa menarik napas sambil mengangkat tangan ke atas.

Pertama-tama, tarik napas sambil mengangkat tangan, lalu buang napas berbarengan dengan menurunkan tangan. Ulangi tiga kali.

Bisa pula dengan mengembangkan dada sambil menggerakkan tangan ke samping. Caranya, tarik napas seraya membuka tangan ke samping. Embuskan napas dan turunkan tangan. Ulangi tiga kali.

Cara lainnya adalah latihan pengembangan dada ke samping kanan dan kiri secara bergantian sambil menarik napas.

Caranya, tarik napas dan angkat tangan kanan ke atas lalu menyamping. Kemudian buang napas dan turunkan. Lakukan juga pada tangan kiri dan masing-masing, diulang tiga kali atau sesuai kemampuan pasien.

Deep breathing

Pasien diminta menarik napas dalam lalu menahannya dan embuskan. Setelah itu, tarik napas bertahap dua atau tiga kali dan buang. Ulangi tiga kali.

Latihan batuk

Pasien menarik napas dalam, lalu batuk secara huffing atau mulut terbuka seperti meledakkan sesuatu. Caranya, tarik napas dalam lalu batukkan dengan mulut terbuka. Ulangi tiga kali.

Selain huffing, pasien bisa latihan pernapasan batuk dengan coughing. Caranya, tarik napas dalam dan keluarkan dengan glottis tertutup atau batuk dengan mulut tertutup.

Prone position

Prone position atau yang umum dikenal dengan istilah proning adalah posisi yang sangat dianjurkan untuk pasien Covid-19.

Caranya adalah meletakkan bantal di bawah pinggul dan pasien dalam posisi tidur tengkurap. Dalam posisi tengkurap, pasien menarik napas lalu buang. Ulangi tiga kali.

Halaman:
1
2
3

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Terkini

Svitolina-Monfils Menikah

Minggu, 18 Juli 2021 | 00:06 WIB
X